Presiden Prabowo Subianto mendatangi RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, untuk menjenguk korban kecelakaan kereta api yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. Kehadiran Kepala Negara bertujuan memastikan penanganan medis bagi para korban luka pascainsiden tersebut.
Insiden maut ini melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Dilansir dari Kompas, tabrakan antarkereta tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan terdapat laporan adanya korban jiwa.
Selama kunjungan di rumah sakit, Prabowo memantau langsung kondisi pasien dan berbincang dengan mereka yang sedang menjalani perawatan. Presiden juga memberikan pernyataan resmi mengenai sikap pemerintah terhadap musibah transportasi massal ini.
"Prabowo juga menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut," tulis laporan Kompas terkait respons emosional Presiden terhadap keluarga korban meninggal dunia.
Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan kesehatan para penyintas yang masih dirawat intensif. Instruksi tegas diberikan kepada pihak manajemen rumah sakit dan instansi terkait untuk menjamin ketersediaan fasilitas medis.
"Prabowo menginstruksikan agar seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih," tulis laporan tersebut mengenai arahan Presiden kepada tim medis RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan di lintas Bekasi Timur tersebut. Seluruh korban luka kini telah berada dalam penanganan tim dokter spesialis di Kota Bekasi.