Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Rabu (6/5/2026). Pergerakan ini terjadi setelah indeks ditutup melonjak sebesar 85 poin atau 1,22 persen menuju level 7.057,106 pada Selasa kemarin.
Penguatan indeks pada hari ini diprediksi akan bergerak di antara level support 6.975 dan resistance di area 7.110. Dilansir dari Money, laju positif IHSG tersebut dibayangi oleh sikap hati-hati para pelaku pasar terhadap sejumlah sentimen ekonomi makro global dan kondisi geopolitik internasional.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa meskipun terdapat ruang penguatan, investor masih mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Selain itu, peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah turut memicu potensi volatilitas pasar melalui pengaruhnya pada harga energi global.
ÔÇ£Terdapat peluang IHSG menguat dengan support 6.975 dan resist 7.110, di mana nanti malam akan ada data pekerjaan AS dan juga investor masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah yang kembali memanas,ÔÇØ ujar Herditya.
Sehubungan dengan proyeksi tersebut, Herditya memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk investor ritel pada perdagangan Rabu. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) disarankan dengan target harga yang sama di rentang Rp 3.480 hingga Rp 3.750.
Selain kedua saham tersebut, PT United Tractors Tbk (UNTR) juga masuk dalam radar pantauan. Pergerakan saham penyedia alat berat ini diperkirakan akan berada pada kisaran harga Rp 29.325 sampai dengan Rp 30.550.
Saran senada untuk saham INDF datang dari Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi. Ia menilai adanya peluang koreksi teknikal guna menguji support MA20 serta channel bullish sebelum emiten ini kembali mengalami kenaikan harga.
Analisis berbeda diberikan oleh Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas yang menyoroti saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Berdasarkan catatan Selasa, KLBF ditutup melemah 1,73 persen ke level Rp 850 dan masih melanjutkan tren penurunan jangka panjang.
Ivan memproyeksikan koreksi KLBF berpotensi berlanjut menuju level 790 jika harga menembus di bawah support terdekat 840. Rekomendasi yang diberikan adalah speculative buy pada kisaran Rp 750 hingga Rp 800 dengan target harga terdekat mencapai 915.