Prabowo Subianto Meresmikan Operasional 1.061 Koperasi Desa di Nganjuk

Prabowo Subianto Meresmikan Operasional 1.061 Koperasi Desa di Nganjuk
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Meresmikan Operasional 1.061 Koperasi Desa di Nganjuk.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), sebagai langkah nyata penguatan infrastruktur pangan nasional. Program yang digagas kurang dari satu tahun ini menunjukkan percepatan pembangunan fisik yang signifikan sejak akhir tahun lalu, dilansir dari Nasional.

Pemerintah mencatat akselerasi pengerjaan fasilitas ini berhasil mengaktifkan ribuan unit koperasi dalam periode tujuh bulan sejak November 2024. Selain unit yang sudah beroperasi, ribuan gedung penunjang lainnya dilaporkan telah rampung secara fisik di berbagai wilayah.

ÔÇ£Pembangunan fisik saja dimulainya kurang lebih November 2024 sampai sekarang berarti kurang dari 6 bulan. November, Desember, Januari, Februari, Maret, April, Mei. 7 bulan ya. Kalau dari November 7 bulan. Dalam 7 bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi,ÔÇØ ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Pihak kepresidenan menyatakan bahwa integrasi infrastruktur penunjang seperti sistem pergudangan menjadi faktor utama keberhasilan proyek berskala besar ini.

ÔÇ£Tetapi tadi dilaporkan oleh Menko Pangan secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000. 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem, saudara-saudara sekalian,ÔÇØ ucap Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Evaluasi terhadap pencapaian ini dinilai sebagai langkah progresif yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam manajemen logistik desa di Indonesia.

ÔÇ£Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,ÔÇØ lanjut Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Momentum pengaktifan pos logistik desa secara massal pada akhir pekan ini disebut menjadi tonggak baru dalam sejarah pembangunan ekonomi kerakyatan.

ÔÇ£Hari ini sekarang juga di Nganjuk ini kita hadir untuk peresmian operasionalisasi 1.061 kopdes merah putih. Saudara-saudara sekalian, memang saya memandang persoalan ini, peristiwa ini, hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah,ÔÇØ kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Efisiensi dan kecepatan pengerjaan proyek ini diklaim mampu bersaing dengan standarisasi manajemen korporasi modern di negara lain.

ÔÇ£Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi,ÔÇØ sambung Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Kepala Negara juga memastikan seluruh sarana pendukung, termasuk armada transportasi dan distribusi, telah tersedia secara nyata di lapangan.

ÔÇ£Ya, secara fisik gedungnya ada, ya, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada. Ada truk, ada pickup, ada kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,ÔÇØ ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Sebelum melakukan seremoni peresmian, rombongan kepresidenan sempat meninjau langsung kesiapan toko fisik di Desa Nganjuk. Peninjauan yang didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tersebut menyasar ketersediaan bahan pokok dan manajemen ritel.

Ketika memeriksa kelengkapan barang di etalase, potensi persaingan dengan jaringan ritel swasta yang sudah eksis sempat menjadi perhatian.

ÔÇ£Nanti enggak dianggap bersaing dengan Alfamart,ÔÇØ ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan pengecekan area pergudangan logistik serta armada kendaraan roda tiga dan roda empat yang disiapkan untuk mobilitas distribusi.

Artikel terkait

Rekomendasi