Prabowo Temui Putin dan Macron Bahas Geopolitik Serta Kerja Sama Energi

Prabowo Temui Putin dan Macron Bahas Geopolitik Serta Kerja Sama Energi
Foto: Ilustrasi Prabowo Temui Putin dan Macron Bahas Geopolitik Serta Kerja Sama Energi.

Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Rusia dan Perancis untuk menemui Presiden Vladimir Putin serta Presiden Emmanuel Macron guna membahas situasi geopolitik global dan penguatan kemitraan strategis pada Senin (13/4/2026) dan Selasa (14/4/2026).

Dilansir dari Nasional, lawatan ini dilakukan di tengah ketidakpastian situasi dunia pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pertemuan pertama berlangsung di Istana Kremlin, Moskwa, di mana Prabowo secara terbuka menyampaikan tujuannya berkonsultasi mengenai dinamika dunia yang berubah cepat.

"Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat," ujar Prabowo ke Putin.

Prabowo menilai posisi Rusia sangat krusial dalam menjaga keseimbangan di tengah kondisi global yang penuh tantangan. Ia menekankan perlunya dialog intensif antara kedua negara untuk menghadapi masa depan, terutama pada sektor-sektor vital.

"Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini," ujar Prabowo.

Kepala Negara Indonesia tersebut juga menyatakan keinginan untuk terus memperdalam hubungan bilateral yang telah terjalin. Fokus utama diskusi diarahkan pada stabilitas pasokan kebutuhan mendasar bagi kedua bangsa.

"Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan. Dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi," imbuh dia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membuahkan kesepakatan pada sektor energi dan sumber daya mineral. Rusia dipandang strategis karena statusnya sebagai pemegang hak veto Dewan Keamanan PBB dan pendiri BRICS.

ÔÇ£Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,ÔÇØ ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy menambahkan bahwa kemitraan ini tidak hanya terbatas pada energi, tetapi juga mencakup pembangunan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi. Investasi pada sektor industri di Indonesia menjadi poin penting dalam pembicaraan tersebut.

ÔÇ£Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,ÔÇØ tuturnya.

Usai agenda di Moskwa, Presiden Prabowo melanjutkan safari diplomatiknya ke Istana \u00c9lys\u00e9e di Paris untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. Fokus pembicaraan bergeser pada isu pertahanan dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Kedua pemimpin membahas pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta pengembangan energi baru terbarukan. Selain itu, mereka mendiskusikan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Perancis.

"Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Perancis guna membuka peluang kolaborasi baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara," imbuh Prabowo.

Artikel terkait

Rekomendasi