Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dalam rapat terbatas di Jakarta pada Kamis (16/4/2026) malam. Pertemuan mendadak ini dilakukan tepat setelah kepala negara menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja luar negeri ke Rusia dan Prancis.
Sejumlah pejabat sektor perekonomian hadir untuk menerima arahan langsung terkait penguatan kerja sama internasional dan percepatan pembangunan nasional, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Pihak Sekretariat Kabinet memberikan penjelasan tertulis mengenai tujuan utama koordinasi tingkat tinggi tersebut.
"Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan," tulis keterangan resmi akun Instagram @sekretariat.kabinet dikutip Jumat (17/4/2026).
Pemerintah kini fokus pada implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk sektor pendidikan dan ketahanan pangan. Dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan pentingnya efisiensi dalam mengeksekusi program-program yang telah direncanakan sebelumnya.
"Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi," tutup keterangan tersebut.
Pejabat yang hadir di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Turut hadir pula Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta pejabat dari sektor teknologi dan investasi lainnya.