PPKGBK Raup Pendapatan Rp 812 Miliar Sepanjang 2025

PPKGBK Raup Pendapatan Rp 812 Miliar Sepanjang 2025
Foto: Ilustrasi PPKGBK Raup Pendapatan Rp 812 Miliar Sepanjang 2025.

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) membukukan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan kawasan sebesar Rp 812 miliar sepanjang tahun 2025, seperti dilansir dari Money pada Minggu (17/5/2026).

Realisasi tersebut melonjak signifikan dibandingkan perolehan tahun 2024 yang mencapai Rp 566 miliar berdasarkan laporan keuangan audited. Lonjakan ini memperkuat momentum manajemen untuk mengoptimalkan aset negara, termasuk rencana penataan Blok 15 demi memberikan nilai tambah bagi publik.

Direktur Keuangan PPKGBK Hendry Arisandi menjelaskan bahwa pertumbuhan finansial ini merefleksikan pemulihan yang sangat kuat jika dibandingkan dengan masa pascapandemi Covid-19.

ÔÇ£Pada 2022, pendapatan GBK tercatat sebesar Rp 255 miliar. Artinya, pendapatan 2025 meningkat hampir empat kali lipat dalam kurun tiga tahun,ÔÇØ kata Hendry Arisandi, Direktur Keuangan PPKGBK.

Sepanjang periode tersebut, kompleks olahraga terbesar di ibu kota ini aktif digunakan untuk beragam kegiatan, mulai dari agenda olahraga, budaya, MICE, rekreasi, hingga kegiatan komersial skala nasional dan internasional. Direktur Utama PPKGBK mengapresiasi kerja sama seluruh elemen dalam mencapai hasil positif ini.

ÔÇ£Pendapatan GBK pada 2025 mencapai Rp 812 miliar berdasarkan laporan keuangan audited. Capaian ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga amanah pengelolaan kawasan GBK secara profesional, tertib, dan memberi manfaat nyata bagi negara serta publik,ÔÇØ ujar Rakhmadi A. Kusumo, Direktur Utama PPKGBK.

Guna memperkuat capaian tersebut, PPKGBK kini fokus mengoordinasikan penataan Blok 15 bersama Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, serta jajaran TNI dan Polri agar seluruh proses berjalan sesuai hukum.

Artikel terkait

Rekomendasi