Tren kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu produk yang menjadi primadona di pasar tanah air saat ini adalah Polytron Fox R.
Dilansir dari Suara, kendaraan yang dirancang untuk mobilitas harian ini memiliki sistem pengisian daya yang fleksibel. Calon konsumen kini tidak perlu bingung karena motor listrik ini bisa di-cas di rumah dengan sangat mudah.
Perangkat pengisi daya bawaan (portable charger) Polytron Fox R memerlukan daya sekitar 450 hingga 500 Watt saat proses pengisian berlangsung. Pemilik rumah perlu memahami detail teknis ini agar proses pengisian daya berjalan aman.
Bagi pemilik rumah dengan daya 900 VA, proses pengisian baterai tetap bisa dilakukan. Namun, pengguna harus mematikan perangkat elektronik besar lain seperti AC atau pompa air agar beban listrik tidak melampaui batas.
Pengguna dengan daya listrik 1300 VA ke atas sangat disarankan karena memiliki ruang yang cukup. Proses mengecas motor bisa tetap berjalan aman sambil menyalakan lampu, TV, dan perangkat elektronik ringan lainnya.
Waktu Pengisian Daya Baterai
Polytron Fox R menggunakan baterai berkapasitas 3,7 kWh dengan teknologi Lithium Iron Phosphate (LiFePO4). Teknologi baterai ini dikenal memiliki karakter yang awet dan stabil.
Proses pengisian daya dari baterai kosong 0 persen hingga mencapai 80 persen memerlukan waktu sekitar 4,5 hingga 5 jam. Jika ingin mengisi baterai hingga penuh 100 persen, total waktu yang dihabiskan berkisar antara 6 hingga 6,5 jam.
Waktu pengisian baterai ini sangat ideal dilakukan pada malam hari saat pengguna sedang beristirahat. Baterai yang terisi penuh dapat digunakan untuk menempuh jarak hingga 130 kilometer berdasarkan klaim rata-rata penggunaan.
Cara Mengecas yang Benar
Proses pengisian daya Polytron Fox R menggunakan sistem plug-and-play yang simpel. Pengguna diwajibkan untuk selalu menggunakan kabel dan adaptor charger resmi yang didapat saat pembelian.
Langkah pertama dilakukan dengan menyambungkan konektor charger ke lubang pengisian di motor yang terletak pada bagian depan dek. Setelah terkoneksi ke motor, steker baru boleh dicolokkan ke sumber listrik rumah yang memiliki sistem grounding baik.
Kondisi pengisian dapat dipantau melalui lampu indikator pada adaptor charger, di mana warna merah berarti mengisi dan hijau berarti penuh. Persentase baterai juga bisa dilihat melalui panel instrumen motor atau aplikasi Polytron di smartphone.
Estimasi Biaya Pengisian Daya
Pengisian daya di rumah menjadi solusi hemat bagi para pemilik kendaraan listrik ini. Sekali pengisian penuh baterai berkapasitas 3,7 kWh hanya membutuhkan biaya sekitar lima ribu rupiah.
Jika dihitung berdasarkan tarif listrik rumah tangga golongan R-1/1300 VA yang berada di angka Rp1.444 per kWh, maka pengeluaran untuk sekali cas penuh adalah Rp5.342. Biaya sekitar 5 ribu rupiah tersebut dapat digunakan untuk menempuh jarak hingga 130 km.