Polsek Ciracas Tangkap Sopir Angkot Pelaku Perusakan Mobil

Polsek Ciracas Tangkap Sopir Angkot Pelaku Perusakan Mobil
Foto: Ilustrasi Polsek Ciracas Tangkap Sopir Angkot Pelaku Perusakan Mobil.

Aparat kepolisian menangkap dua pria berinisial IK dan P setelah melakukan aksi perusakan kaca mobil milik pengendara lain di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (21/4) sekitar pukul 10.50 WIB. Insiden ini dipicu kemarahan pelaku yang tidak terima ditegur saat mengemudikan angkot dengan cara melawan arah.

Sebagaimana dilansir dari Detik Oto, peristiwa bermula ketika korban melintas dari Terminal Kampung Rambutan menuju Pasar Rebo. Saat berada di putaran balik dekat SPBU, korban berpapasan dengan angkot yang melaju melawan arus hingga terjadi ketegangan yang berujung pada pecahnya kaca depan kendaraan korban.

Tim Unit Reskrim Polsek Ciracas di bawah pimpinan Kompol Rohmad mengamankan pelaku di Jalan Supriadi, Kelurahan Susukan. Polisi menyita satu unit angkot T19 jurusan Depok-Rambutan berwarna merah dengan nomor polisi B-1076-QO sebagai barang bukti.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa tindakan anarkis tersebut murni didasari oleh emosi sesaat pengemudi angkot saat berselisih di jalan raya.

"Karena kesal aja dia terkait dia muter itu, melawan arus sebenarnya," kata Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Hotman.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, pelaku sempat turun dari kendaraan dan melakukan penyerangan susulan meskipun kedua pihak sempat melanjutkan perjalanan. Masalah perilaku pengguna jalan ini turut mendapat sorotan dari pakar keselamatan berkendara.

Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana menilai bahwa fenomena melawan arah telah menjadi kebiasaan buruk yang mengakar di tengah masyarakat Indonesia tanpa memedulikan risiko bahaya.

"(Mereka mikir) mumpung sepi, cuma dekat, kok, dan lain-lain membuat semua jalan disamaratakan. Bahkan aturan lalin diabaikan meski membahayakan," ujar Sony.

Kecenderungan untuk mengabaikan aturan demi kecepatan dianggap sebagai faktor utama terjadinya kecelakaan maupun konflik antar pengguna jalan. Sony menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

"Tertib lalu lintas dan menjaga kebugaran menjadi salah satu kunci dalam menjaga keselamatan," kata Sony.

Artikel terkait

Rekomendasi