Polres Tasikmalaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Pelosok Desa

Polres Tasikmalaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Pelosok Desa
Foto: Ilustrasi Polres Tasikmalaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Pelosok Desa.

Polres Tasikmalaya mendistribusikan sebanyak 11 ekor sapi dan 16 ekor domba kepada masyarakat serta pondok pesantren di pelosok perkampungan pada Rabu (27/5). Kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan menciptakan suasana yang kondusif di wilayah tersebut.

Peningkatan jumlah hewan kurban pada tahun ini dicatat langsung oleh pihak kepolisian. Jalannya penyaluran bantuan satwa kurban tersebut disebarkan secara meluas agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

"Alhamdulilah, kami keluarga besar Polres Tasikmalaya bisa memberikan hewan kurban sebagai bentuk rasa syukur dan semangat berbagi. Pembagian dilakukan secara merata supaya manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas," ujarnya, Kamis (28/5).

Kapolres Tasikmalaya, Ajun Komisaris Besar Wahyu Pristha Utama menilai momen keagamaan ini menjadi kesempatan yang tepat untuk saling menolong. Pihak kepolisian menggerakkan seluruh jajaran di tingkat sektor untuk menyisir lokasi yang menjadi target penerima bantuan.

"Distribusi puluhan hewan hidup ke masyarakat dan pesantren ke pelosok melibatkan anggota Polsek sesuai titik lokasi penerima hewan kurban. Polres Tasikmalaya sendiri juga sembelih 3 sapi dan 3 domba di lingkungan asrama polisi dan membagikan daging kurban bagi warga yang membutuhkan," katanya.

Upaya kepolisian dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat, dilansir dari Media Indonesia. Kebersamaan dalam perayaan hari besar keagamaan dinilai memperkuat kerukunan dan semangat gotong royong di lingkungan warga.

"Perayaan Iduladha menjunjung toleransi antarsesama umat. Tidak ada perselisihan dan ini menjaga persaudaraan antarumat. Pelaksanaan Idul Adha dilakukan dengan cara gotong royong," tandasnya Chandra Cahyadi, penasehat Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya.

Artikel terkait

Rekomendasi