Polres PPU Edukasi Pencegahan Perundungan di SDN 006 Penajam

Polres PPU Edukasi Pencegahan Perundungan di SDN 006 Penajam
Foto: Ilustrasi Polres PPU Edukasi Pencegahan Perundungan di SDN 006 Penajam.

Satuan Lalu Lintas Polres Penajam Paser Utara memberikan edukasi pencegahan perundungan sejak dini kepada puluhan pelajar Sekolah Dasar Negeri 006 Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Selasa (19/5). Langkah ini diambil melalui program "Polantas Menyapa" sebagai komitmen kepolisian dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Pihak kepolisian memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan yang dapat mengganggu kesehatan mental, menurunkan rasa percaya diri, hingga menghambat perkembangan anak di sekolah. Kegiatan edukasi tersebut dikemas secara interaktif dan humanis untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada para murid.

"Jumlah peserta mencapai puluhan pelajar dan kegiatan kita lakukan dengan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, dipandu oleh personel Satlantas Bripda Ridho, Bripda Firman dan Bripda Agung," tutur Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo mewakili Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara.

Melalui pendekatan tersebut, para siswa diajak untuk saling menghargai, menjaga sopan santun, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. Kepolisian memprioritaskan tindakan preventif ini agar lingkungan sekolah terbebas dari perilaku negatif.

"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian POLRI terhadap dunia pendidikan, sekaligus upaya preventif mencegah terjadinya bullying di kalangan pelajar," sebut AKP Dedik I. Prasetyo.

Penanaman rasa empati, disiplin, dan sikap saling menghormati dilakukan sejak usia muda agar anak-anak sadar bahwa perundungan merugikan orang lain. Selain materi antipundung, personel Satlantas juga memotivasi siswa untuk tertib dan berani melapor jika melihat atau mengalami perundungan.

Program ini dirancang sebagai sarana persuasif Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya pelajar, demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran lalu lintas yang kondusif. Sepanjang acara, para murid menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya dan menjawab arahan petugas.

"Kami berharap, melalui kegiatan itu dapat tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak dan bebas dari tindakan bullying, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter positif, disiplin dan peduli terhadap sesama," pungkas AKP Dedik I. Prasetyo.

Artikel terkait

Rekomendasi