Polres Metro Jakarta Pusat Siagakan 3.225 Personel Amankan Aksi Mahasiswa

Polres Metro Jakarta Pusat Siagakan 3.225 Personel Amankan Aksi Mahasiswa
Foto: Ilustrasi Polres Metro Jakarta Pusat Siagakan 3.225 Personel Amankan Aksi Mahasiswa.

Sebanyak 3.225 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di tiga titik wilayah Jakarta Pusat pada Senin (4/5/2026). Pihak kepolisian mengimbau masyarakat menghindari sejumlah ruas jalan utama guna mengantisipasi kemacetan parah akibat konsentrasi massa di pusat kota.

Dilansir dari Otomotif, terdapat tiga lokasi utama yang menjadi fokus pengamanan dan potensi kepadatan lalu lintas. Aksi pertama dimulai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan di depan Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi pada pukul 11.00 WIB.

Titik kedua berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan oleh DEMA UIN Syarif Hidayatullah sejak pukul 10.00 WIB. Sementara itu, massa dari BEM UNINDRA melakukan aksi di depan Gedung DPR/MPR RI mulai pukul 11.00 WIB untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lapangan. Sejumlah ruas seperti Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, hingga kawasan Tanah Abang diprediksi mengalami kepadatan signifikan.

"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," ucap Erlyn Sumantri, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat.

Kepolisian menyarankan pengendara dari arah Bekasi atau Cawang untuk menggunakan Tol Dalam Kota dan keluar di Cempaka Putih guna menghindari area aksi. Pengguna jalan dari arah Tangerang juga diarahkan keluar di Tomang dan melanjutkan perjalanan melalui jalur Slipi atau Palmerah.

Bagi masyarakat yang menuju kawasan Senayan, disarankan menggunakan akses belakang melalui Jalan Asia Afrika atau Jalan Tentara Pelajar. Pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala sangat dianjurkan agar perjalanan tetap efisien dan terhindar dari titik penumpukan massa di kawasan pusat pemerintahan.

Artikel terkait

Rekomendasi