PT Permodalan Nasional Madani Cabang Bandung menggelar kegiatan Pemberdayaan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sektor usaha mikro.
Seperti dilansir dari Media Indonesia, acara yang berlangsung di Gedung Soedirman Kopassus ini mengusung tema "Nasabah Berdaya, UMKM Berjaya". Agenda tersebut dihadiri oleh sekitar 250 nasabah PNM serta 18 pelaku UMKM binaan unggulan dari wilayah setempat.
Kegiatan ini menjadi perwujudan komitmen lembaga dalam memperkokoh kapasitas usaha nasabah ultra mikro. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan pelaku usaha yang lebih mandiri, adaptif, serta memiliki daya saing tinggi.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan ini. Di antaranya Pemimpin Cabang PNM Bandung, Neneng Yani Andriani; Deputi Direktur Pengawas PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Jawa Barat, Muhammad Ikhsan; Kepala Bidang UMKM Kabupaten Bandung Barat, Ujang Herman; serta Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PNM, Merphino Soelaksmono.
Neneng Yani Andriani menyampaikan bahwa kegiatan PKU Akbar menjadi salah satu upaya PNM dalam menghadirkan pendampingan menyeluruh bagi para nasabah. Tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha dan kualitas hidup.
ÔÇ£Melalui kegiatan ini, kami ingin para nasabah memperoleh manfaat nyata, mulai dari edukasi keuangan, peningkatan keterampilan usaha, akses legalitas usaha, hingga layanan kesehatan. Kami berharap para nasabah semakin percaya diri mengembangkan usaha dan mampu naik kelas,ÔÇØ ujarnya.
Neneng mengimbuhkan bahwa pelaku usaha ultra mikro terus dipacu agar mampu menyesuaikan diri dengan era modern. Hal ini mencakup penguatan kualitas produk hingga pemanfaatan ekosistem teknologi digital.
Sementara itu, Merphino Soelaksmono menyampaikan bahwa tema ÔÇ£Nasabah Berdaya, UMKM BerjayaÔÇØ bukan sekadar slogan, melainkan harapan dan tujuan bersama agar para nasabah memiliki kemampuan, kepercayaan diri, dan kemandirian dalam mengelola usaha.
ÔÇ£Ketika para nasabah memiliki kemampuan, kepercayaan diri, dan kemandirian dalam mengelola usahanya, maka UMKM akan tumbuh semakin kuat, tangguh, dan mampu menjadi penggerak perekonomian di Bandung Barat,ÔÇØ ujarnya.
Pemerintah menaruh perhatian besar terhadap sektor ini melalui pendirian PNM sejak 1999. Amanat tersebut dijalankan lewat program Mekaar untuk pembiayaan kelompok ultra mikro, serta ULaMM yang menyasar pelaku usaha mikro dan kecil.
Sepanjang acara PKU Akbar 2026, peserta menerima literasi keuangan dari OJK Provinsi Jawa Barat, edukasi digitalisasi dari MTM, hingga informasi perekrutan tenaga kerja dari MUM.
Fasilitasi lain yang disediakan meliputi pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pemeriksaan kesehatan gratis, pelatihan kerajinan tangan, kelas memasak, pameran produk, hingga ruang pintar TJSL.
Kemeriahan acara diwarnai dengan aksi bersama memainkan alat musik tradisional angklung. Selain itu, terdapat product show yang menampilkan jajaran komoditas unggulan nasabah binaan Kabupaten Bandung Barat.
Kisah inspiratif datang dari seorang nasabah Mekaar PNM asal Bandung Barat. Berkat ketekunan usaha dan keaktifannya dalam program pemberdayaan, ia berhasil mendapatkan kesempatan beribadah umroh ke Tanah Suci.