Pilihan Waktu Olahraga Terbaik Perlu Sesuaikan Kondisi Fisik dan Jenis Latihan

Pilihan Waktu Olahraga Terbaik Perlu Sesuaikan Kondisi Fisik dan Jenis Latihan
Foto: Ilustrasi Pilihan Waktu Olahraga Terbaik Perlu Sesuaikan Kondisi Fisik dan Jenis Latihan.

Menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga sering kali memicu perdebatan antara pendukung aktivitas pagi dan mereka yang lebih memilih malam hari. Dilansir dari Wolipop, pemilihan waktu tersebut sebenarnya sangat bergantung pada tujuan individu, baik untuk memacu produktivitas maupun sekadar melepas beban pikiran setelah bekerja.

Sowon Jang, seorang fisioterapis dan spesialis pilates di The Hundred Wellness Centre Dubai, menjelaskan bahwa tidak ada standar waktu optimal yang berlaku secara universal. Efektivitas aktivitas fisik harus diselaraskan dengan jenis latihan yang dipilih serta kesiapan fisik setiap individu.

Latihan seperti pilates atau kardio intensitas ringan sangat disarankan untuk dilakukan pada pagi hari. Karakteristik gerakannya yang lembut dan terkontrol membantu proses transisi tubuh dari keadaan diam tanpa memberikan tekanan berlebih.

"Tubuh jadi bangun dan bukan kewalahan," kata Jang.

Memasuki waktu siang atau sore, individu dapat beralih ke jenis olahraga dengan tingkat intensitas yang lebih tinggi. Sementara itu, untuk sesi malam hari, para pakar sangat menganjurkan pemilihan olahraga yang memiliki intensitas rendah.

Aktivitas ringan di malam hari, seperti berenang atau berjalan santai, bertujuan agar tubuh tidak memproduksi hormon stres atau kortisol secara berlebihan. Produksi kortisol yang terlalu tinggi di malam hari diketahui dapat memicu gangguan tidur atau insomnia.

Selain faktor ketepatan waktu dan rutinitas, kesiapan kondisi internal tubuh menjadi kunci utama keberhasilan latihan. Dr. Jinelle D'souza menekankan bahwa ambisi untuk melakukan latihan kekuatan atau olahraga berat harus dibarengi dengan kesiapan sistem tubuh.

"Jika kamu ingin melakukan latihan kekuatan atau olahraga dengan intensitas tinggi, tubuh juga harus didukung," kata Dr. D'souza.

Hal-hal fundamental seperti durasi tidur yang memadai serta asupan nutrisi seimbang menjadi syarat mutlak agar fisik tidak mengalami kelelahan ekstrem. Dr. Louise Rix menambahkan bahwa faktor penentu yang paling krusial bukanlah jam dinding, melainkan keselarasan olahraga dengan pola hidup harian.

"Faktor yang penting bukanlah waktu olahraganya, melainkan apakah jenis olahraga tersebut sesuai dengan gaya hidupmu," ujar Dr. Rix.

Karakteristik dan Manfaat Olahraga Pagi

Memulai aktivitas fisik di pagi hari efektif dalam membangun kedisiplinan rutinitas sebelum menghadapi kesibukan harian. Manfaatnya mencakup peningkatan kontrol pernapasan, perbaikan postur, hingga kesadaran tubuh yang lebih baik sepanjang hari.

Olahraga pagi juga berperan besar dalam menjernihkan pikiran dan memberikan kesegaran mental saat memulai hari. Selain itu, paparan sinar matahari pagi saat beraktivitas membantu memperkuat ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

"Aktivitas pagi dengan paparan sinar matahari yang teratur dapat membantu memperkuat ritme sirkadian, cocok bagi yang ingin memperbaiki pola tidur," tutur Dr. Rix.

Potensi Olahraga di Malam Hari

Secara fisiologis, tubuh manusia cenderung berada pada kondisi kekuatan puncaknya pada malam hari. Kondisi ini membuat tubuh lebih adaptif terhadap latihan dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi, didukung oleh kelenturan sendi yang lebih optimal.

Bagi banyak orang, menggerakkan tubuh di malam hari menjadi sarana katarsis untuk melepas ketegangan mental setelah bekerja. Meski demikian, perlu diingat bahwa tidak setiap orang memiliki kecocokan fisik untuk menjalani latihan berat di penghujung hari.

Keputusan akhir mengenai pemilihan waktu olahraga tetap bersandar pada preferensi pribadi masing-masing individu. Keselarasan antara target kesehatan yang ingin dicapai dengan konsistensi dalam menjalankan jadwal menjadi faktor utama dalam meraih kebugaran jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi