Kebersihan dan kesucian Masjidil Haram di Makkah tetap terjaga dengan luar biasa meskipun dikunjungi jutaan jemaah dari berbagai belahan dunia. Seperti dilansir dari Detikcom, di balik kondisi tersebut terdapat sistem pengelolaan yang melibatkan ribuan personel lapangan.
Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 3.500 petugas kebersihan pria dan wanita setiap harinya. Pengerahan personel ini dilakukan demi memastikan kenyamanan para tamu Allah selama beribadah.
Selain tenaga manusia, operasional kebersihan ini didukung oleh infrastruktur teknologi yang mumpuni. Para petugas dibekali dengan 12 mesin cuci khusus serta 679 mesin pembersih untuk menjangkau seluruh area masjid yang luas.
Pengelolaan limbah menjadi aspek krusial dalam menjaga sanitasi di pusat ibadah umat Islam tersebut. Otoritas terkait telah menempatkan lebih dari 3.000 kontainer sampah yang tersebar di area interior maupun eksterior bangunan.
Setiap harinya, petugas mengumpulkan sekitar 70 ton sampah untuk dibuang secara berkala. Jumlah ini dilaporkan mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 100 ton saat memasuki masa puncak ibadah.
Sistem pembersihan di area masjid dirancang sangat sistematis agar efisien secara waktu. Mengutip data dari Saudi Press Agency (SPA), seluruh proses pembersihan hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit.
Operasi Ramah Lingkungan Selama 24 Jam
Pihak otoritas menegaskan bahwa seluruh proses sanitasi menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan jemaah sekaligus melestarikan lingkungan di sekitar tempat suci.
Operasi kebersihan di Masjidil Haram berlangsung selama 24 jam penuh tanpa henti. Manajemen mengatur jadwal sedemikian rupa agar aktivitas pembersihan tidak mengganggu kekhusyukan maupun pergerakan jemaah yang sedang melaksanakan tawaf atau salat.
Upaya maksimal ini menunjukkan komitmen otoritas dalam menciptakan lingkungan ibadah yang suci dan aman. Fokus utamanya adalah menjamin keselamatan serta kesehatan para jemaah agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan mudah dan nyaman.