Petrokimia Gresik memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang hingga tahun 2035 melalui penandatanganan kerja sama baru di Tangerang pada Jumat (22/5/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional serta produk agroindustri lainnya, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut memperkuat kemitraan penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura. Melalui langkah ini, potensi tambahan pasokan gas yang diperoleh mencapai sekitar 30ÔÇô35 MMSCFD demi menjaga keandalan operasional perusahaan.
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dilakukan bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH dengan disaksikan langsung Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Selain itu, diteken pula Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menandatangani langsung kedua kerja sama tersebut bersama para mitra terkait. Sinergi antara industri pupuk dan sektor energi dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas produksi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
"Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional," ujar Daconi Khotob, Direktur Utama Petrokimia Gresik.
Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd menjadi komitmen awal untuk membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Daconi menegaskan kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika industri global.
"Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia," kata Daconi Khotob, Direktur Utama Petrokimia Gresik.
Secara teknis, PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML disepakati oleh Daconi Khotob bersama VP Marketing, Legal, and Business Support HCML, Wahyudin Sunarya, yang mewakili General Manager HCML, Wang Kaifei. Sementara itu, kesepakatan HoA ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof.