Petani Semangka Bayung Lincir Raih Pendapatan Rp 90 Juta

Petani Semangka Bayung Lincir Raih Pendapatan Rp 90 Juta
Foto: Ilustrasi Petani Semangka Bayung Lincir Raih Pendapatan Rp 90 Juta.

Kelompok Tani Sumpal Palawija Makmur di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Sumatera Selatan, berhasil meningkatkan pendapatan hingga mencapai Rp 90 juta melalui budidaya semangka terarah pada Rabu (20/5/2026).

Keberhasilan finansial kelompok yang beranggotakan delapan petani tersebut diraih setelah mendapatkan pembinaan berkelanjutan dari anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk, yaitu Medco E&P Grissik Ltd, sejak akhir tahun 2023.

Seperti dilansir dari Money, peningkatan hasil pertanian ini membalikkan kondisi kelompok tani yang sebelumnya sempat terpuruk akibat keterbatasan modal, minimnya pemahaman metode budidaya, serta sempitnya jaringan pemasaran.

Catatan keuangan kelompok menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan rincian pendapatan dari Rp 4 juta pada 2023, melonjak menjadi Rp 15 juta pada 2024, hingga menyentuh angka Rp 90 juta pada tahun 2025.

Volume produksi semangka kelompok tani ini tercatat menyentuh angka 23 ton sepanjang tahun lalu, dengan jangkauan distribusi pasar yang kini telah meluas hingga ke luar wilayah kabupaten.

"Sebelumnya kami pernah terpuruk karena hasil panen belum optimal," ungkap Suyanto dalam sesi diskusi di acara IPA Convex 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Petani semangka tersebut menjelaskan bahwa program pembinaan dari perusahaan migas tersebut mengubah total pola kerja tradisional mereka menjadi lebih modern, mencakup pengelolaan lahan hingga teknik penanganan hama ramah lingkungan.

"Setelah pendampingan dari MedcoEnergi, kami lebih memahami budidaya yang baik, hasil panen meningkat, dan pasar semakin luas. Program ini membantu kami bangkit dan percaya diri untuk mengembangkan usaha," ucap Suyanto.

Intervensi program ini dilakukan melalui skema Local Business Development (LBD) yang dirancang untuk memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar area operasi perusahaan agar tidak bergantung pada bantuan jangka pendek.

"Melalui program ini, MedcoEnergi terus menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu mengelola usaha mandiri dan berkelanjutan,ÔÇØ kata Sudewo, Manager Field Relations & Community Enhancement Corridor Asset Medco E&P Grissik Ltd.

Pihak manajemen memastikan bahwa konsistensi pendampingan bertarget ini terbukti memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi penguatan ekosistem finansial lokal.

"MedcoEnergi berkomitmen terus mendukung program pengembangan masyarakat yang tepat sasaran. Melalui penguatan usaha lokal seperti ini, kami berharap masyarakat dapat semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,ÔÇØ ungkap Sudewo.

Artikel terkait

Rekomendasi