PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan jumlah rekening produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sebesar 12 persen secara tahunan menjadi 966.000 akun per Maret 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan penetrasi layanan perbankan di sektor pendidikan formal nasional.
Berdasarkan data yang dilansir dari Finansial, total saldo yang dihimpun melalui produk ini mencapai Rp354 miliar. Rata-rata saldo yang dimiliki oleh setiap nasabah pelajar berada pada angka Rp366.000 per rekening, yang menandakan penguatan kesadaran menabung pada generasi muda.
Sepanjang periode 2021 hingga 2025, pertumbuhan jumlah rekening tersebut secara konsisten menunjukkan tren positif. Rata-rata penambahan akun baru mencapai 117.000 setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan sebesar 19,3 persen.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan bahwa kesuksesan produk ini didukung oleh integrasi dengan program edukasi finansial yang praktis bagi siswa. Perusahaan menjalin kemitraan dengan jaringan sekolah di berbagai wilayah untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan.
ÔÇ£Melalui Tabungan SimPel perseroan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial secara berkelanjutan,ÔÇØ kata Adhika dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).
Saat ini, jangkauan nasabah Tabungan SimPel mencakup tingkat pendidikan TK hingga SMA, di mana mayoritas pengguna atau sekitar 64 persen merupakan siswa jenjang SMA. Wilayah Jawa Timur tercatat sebagai penyumbang kontribusi terbesar bagi pertumbuhan nasabah produk tabungan khusus ini.
Penegasan mengenai pentingnya keselarasan antara akses perbankan dan literasi keuangan menjadi fokus utama manajemen. Perusahaan meyakini bahwa pembukaan rekening pertama merupakan langkah awal untuk membentuk kemandirian finansial pelajar di masa depan.
ÔÇ£Melalui Mandiri Tabungan SimPel, kami tidak hanya membuka rekening, kami membangun orientasi masa depan generasi penerus bangsa,ÔÇØ ujarnya.