Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Simpanan Kelas Menengah Bawah Melambat

Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Simpanan Kelas Menengah Bawah Melambat
Foto: Ilustrasi Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Simpanan Kelas Menengah Bawah Melambat.

Penghimpunan simpanan ritel masyarakat kelas menengah bawah di PT Bank Mandiri Tbk mengalami perlambatan akibat tingginya tekanan biaya hidup pada awal tahun 2026. Fenomena ini dipicu oleh pemanfaatan dana tabungan untuk mencukupi kebutuhan konsumsi harian di tengah ketidakpastian situasi ekonomi global.

Data dari Bank Mandiri menunjukkan bahwa pertumbuhan dana ritel untuk segmen tersebut masih berada di atas angka 3% secara tahunan hingga Maret 2026, seperti dilansir dari Keuangan. Kendati demikian, laju pertumbuhan tersebut tercatat lebih lambat jika dibandingkan dengan capaian pada periode sebelumnya.

Head of Deposit Product Management Bank Mandiri, Mega Ekaputri Pujianto menjelaskan bahwa tekanan ekonomi global turut memengaruhi perilaku keuangan nasabah dalam mengelola simpanan mereka.

"Sebagian masyarakat memang masih menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari di tengah tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi global," ujar Mega kepada Kontan, Rabu (20/5/2026).

Meskipun terjadi perlambatan pada segmen menengah bawah, pihak perbankan mulai mendeteksi adanya pemulihan arus kas serta peningkatan aktivitas transaksi nasabah pada beberapa sektor usaha. Perbaikan instrumen tersebut dipandang sebagai sinyal positif bagi pemulihan bertahap dalam penghimpunan dana masyarakat.

Manajemen Bank Mandiri menetapkan target optimistis terhadap pertumbuhan total simpanan masyarakat agar tetap berada di zona positif sebesar 8% hingga 10% sampai akhir tahun 2026.

"Meski segmen kelas menengah masih menghadapi tekanan, peluang pemulihan tetap terbuka seiring meningkatnya optimisme ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," kata Mega.

Langkah strategis yang disiapkan perseroan untuk menggenjot pertumbuhan dana murah atau current account savings account (CASA) difokuskan pada pemanfaatan aplikasi LivinÔÇÖ by Mandiri. Selain optimalisasi ekosistem digital, Bank Mandiri memperluas akuisisi nasabah pada segmen UMKM dan payroll, serta meluncurkan program loyalitas beserta fitur pengelolaan keuangan yang relevan.

"Dengan strategi tersebut, kami berharap penghimpunan dana murah atau CASA dapat terus tumbuh sehat dan berkelanjutan," imbuh Mega.

Artikel terkait

Rekomendasi