Tayangan TikTok Live Melonjak 65 Persen Sepanjang 2025

Tayangan TikTok Live Melonjak 65 Persen Sepanjang 2025
Foto: Ilustrasi Tayangan TikTok Live Melonjak 65 Persen Sepanjang 2025.

Fitur siaran langsung pada platform TikTok mencatat pertumbuhan signifikan hingga 65 persen sepanjang tahun 2025 di Indonesia. Lonjakan ini dipicu oleh pergeseran perilaku konsumen yang kini mengutamakan aspek hiburan sebelum melakukan transaksi belanja secara digital di dalam aplikasi.

Livestream Operations Manager TikTok Live Indonesia Michael Tan menjelaskan bahwa tren tersebut memperkuat posisi siaran langsung dalam ekosistem kreator. Data internal menunjukkan tingginya interaksi digital yang terjadi melalui fitur tersebut sebagaimana dilansir dari Money.

"Di tahun 2025, tercatat bahwa tayangan live meningkat hingga 65 persen," ujar Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok Live Indonesia dalam acara Kolaborasi TikTok LIVE bersama Pop Mart di Museum Nasional, Senin (27/4/2026).

Peningkatan ini selaras dengan popularitas konsep shoppable livestream yang mulai dikenal oleh 78 persen konsumen. Sebanyak 56 persen di antaranya dilaporkan telah melakukan transaksi langsung saat siaran berlangsung menggunakan pola hiburan terlebih dahulu.

"Jadi, TikTok Live itu bukan hanya melakukan satu hal, tapi juga bisa mengembangkan banyak hal lain," lanjut Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok Live Indonesia.

Saat ini, tercatat lebih dari 10 juta kreator aktif menggunakan fitur tersebut untuk menjangkau audiens secara langsung. Michael menekankan bahwa platform ini telah berevolusi menjadi kanal penjualan sekaligus ruang kreativitas bagi komunitas yang terus berkembang.

"Di sini komunitas bisa terbentuk, dan kreativitas juga bisa berkembang," jelas Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok Live Indonesia.

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha turut memberikan pandangannya terkait pemanfaatan teknologi digital untuk promosi identitas bangsa. Menurutnya, platform seperti TikTok mampu menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke tingkat internasional.

"Platform seperti ini menjadi jembatan budaya, baik untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia maupun karya kreatif anak bangsa ke dunia internasional," ujar Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan.

Giring menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda sangat krusial dalam memperkuat ekonomi kreatif melalui konten digital. Penggunaan fitur siaran langsung dianggap mampu membuka peluang lapangan kerja baru di masa depan bagi anak muda Indonesia.

"Anak-anak muda kita punya potensi besar untuk mempromosikan budaya Indonesia. Ini bukan hanya soal konten, tapi juga tentang dampak ekonomi dan peluang kerja di masa depan," kata Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan.

Sebagai bentuk implementasi nyata, TikTok Live bersama Pop Mart dan Museum Nasional menggelar pameran karakter Nyota. Agenda kolaborasi seni dan teknologi ini dijadwalkan berlangsung pada 28-29 April 2026 di Museum Nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi