Indef: Peran Swasta Penting untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen di 2027
INSTITUTE for Development of Economics and Finance (Indef) menilai keterlibatan sektor swasta secara strategis menjadi kunci utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2027. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memproyeksikan ekonomi Indonesia mampu tumbuh di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.
Ekonom Indef, Eko Listiyanto, menyatakan bahwa target tersebut merupakan angka yang optimistis. Mengingat desain kebijakan fiskal pemerintah yang cenderung prudent (hati-hati), sektor swasta harus ikut berperan sebagai mesin pertumbuhan utama (engine of growth).
ÔÇ£Dengan desain fiskal prudent seperti itu, tentu mesin pertumbuhannya yang diharapkan dari swasta, karena pasti dari belanja pemerintahnya akan lebih moderat,ÔÇØ ujar Eko di Jakarta, Rabu (20/5).
Strategi Fiskal dan Target Kesejahteraan
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI. Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Pemerintah menetapkan sejumlah target indikator sosial yang ambisius untuk tahun 2027, di antaranya Angka Kemiskinan ditargetkan turun ke rentang 6,0 hingga 6,5 persen (dari target sebelumnya 6,5-7,5 persen), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diipatok turun ke kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.
Postur Anggaran RAPBN 2027
Dalam mendukung program prioritas, pemerintah merancang belanja negara dalam APBN 2027 berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara itu, pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB.
Sementara itu, momen penyampaian KEM-PPKF ini mencatatkan sejarah baru, di mana Presiden Prabowo Subianto menjadi Presiden RI pertama yang menyampaikan secara langsung pendahuluan RAPBN, termasuk kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal, di hadapan anggota DPR RI.
Dengan belanja pemerintah yang lebih moderat dan terukur, optimalisasi investasi swasta dan penguatan daya saing industri nasional menjadi tumpuan agar target pertumbuhan di atas 6 persen bukan sekadar angka, melainkan realitas ekonomi yang berkelanjutan. (Ant/H-3)
- Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 2026 dan 2027 28/1/2026 20:22 GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
- Presiden Prabowo Janji Paparkan Capaian Kinerja pada 16 Agustus 20/5/2026 14:44 Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan laporan kemajuan kinerja pemerintah, termasuk capaian Koperasi Merah Putih dan hilirisasi energi pada 16 Agustus.
- Sebut Banyak Negara Besar Minta Bantuan ke RI, Prabowo: Modal agar Lebih Percaya Diri 20/5/2026 14:09 PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah negara, termasuk yang secara ekonomi lebih kaya dari Indonesia, datang untuk meminta bantuan komoditas dari tanah air.
- Presiden Perintahkan Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi Birokrasi 20/5/2026 14:05 Presiden menginstruksikan menteri dan kepala lembaga untuk membersihkan birokrasi dari pungli dan korupsi guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
- Prabowo: APBN Instrumen Perjuangan Negara untuk Kesejahteraan Rakyat 20/5/2026 14:01 Presiden Prabowo Subianto menegaskan APBN sebagai alat perjuangan bangsa untuk memperkuat ekonomi dan memeratakan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
- Bahas soal PDIP jadi Oposisi, Prabowo: Terima Kasih atas Pengawasan Saudara 20/5/2026 13:48 PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memilih berada di luar pemerintahan atau menjadi oposisi.