Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan penurunan tingkat ketimpangan ekonomi di wilayah Jakarta pada triwulan I 2026. Berdasarkan data yang dirilis dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta Pusat pada Jumat (17/4/2026), indikator ketimpangan pendapatan penduduk menunjukkan tren positif.
Indikator statistik gini ratio di Jakarta tercatat mengalami penyusutan dari angka 0,441 menjadi 0,423. Pencapaian ini dianggap signifikan mengingat tantangan besar dalam menekan angka ketimpangan di wilayah pusat perputaran uang nasional seperti Ibu Kota, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Pramono Anung mengungkapkan bahwa isu distribusi pendapatan selalu menjadi perhatian serius bagi kepemimpinan daerah saat ini. Ia mensyukuri adanya pergerakan angka yang menunjukkan perbaikan tersebut secara periodik.
"Salah satu yang selalu menjadi kerisauan saya dan Pak Wagub (Rano Karno), yaitu yang berkaitan dengan gini ratio. Alhamdulillah kali ini ada penurunan gini ratio dari 0,441 menjadi 0,423," ucap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.
Besarnya perputaran uang dan konsentrasi kekayaan di Jakarta menjadi faktor utama sulitnya menekan angka ketimpangan dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Kondisi makro ekonomi ini menyebabkan Jakarta secara historis sering memiliki nilai indeks yang lebih tinggi.
"Itulah yang menyebabkan kenapa gini ratio dari seluruh indikator makro lainnya hanya gini ratio yang kemudian kita selalu lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lain," kata Pramono, Gubernur DKI Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya menjaga keseimbangan ekonomi melalui jaminan akses pendidikan dan keberlanjutan berbagai program bantuan sosial bagi warga. Program seperti KJP, KJMU, hingga Kartu Lansia Jakarta tetap diprioritaskan untuk menjaga daya beli masyarakat lapisan bawah.
"APBD kita tidak boleh mengurangi hal-hal yang berkaitan dengan KJP, KJMU, KAJ, KLJ, KPDC dan hal-hal lain karena inilah yang membuat bantalan sosial dan sekaligus bantalan ekonomi Jakarta itu terjaga dengan baik," kata Pramono, Gubernur DKI Jakarta.