PT Trisula International Tbk Catat Kenaikan Penjualan Kuartal I 2026

PT Trisula International Tbk Catat Kenaikan Penjualan Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi PT Trisula International Tbk Catat Kenaikan Penjualan Kuartal I 2026.

PT Trisula International Tbk (TRIS) membukukan penjualan sebesar Rp455,33 miliar pada kuartal I-2026, mencatat pertumbuhan sebesar 13 persen secara tahunan (yoy) seperti dilansir dari Investortrust pada Senin (4/5/2026).

Pertumbuhan positif ini juga diikuti oleh kenaikan laba bersih perseroan sebesar 4 persen menjadi Rp31,97 miliar. Hasil tersebut berjalan beriringan dengan realisasi target dari manajemen perusahaan.

Sebelumnya, pihak manajemen menetapkan target kinerja secara konservatif. Perseroan membidik peningkatan penjualan sekitar 5 persen (yoy) disertai pertumbuhan laba bersih sebesar 6,5 persen (yoy).

Presiden Direktur Trisula International Widjaya Djohan menjelaskan bahwa fokus utama emiten tekstil ini sepanjang tahun 2026 bertumpu pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi sekaligus diversifikasi produk. Strategi tersebut berjalan melalui sokongan belanja modal (capex) untuk mendongkrak kapasitas produksi.

ÔÇ£Di tengah dinamika geopolitik global, kami berhasil menjaga ketahanan kinerja ekspor berkat diversifikasi pasar ekspor dan memaksimalkan perjanjian dagang yang dimiliki pemerintah Indonesia, sehingga permintaan tetap stabil dan basis pasar terus meluas,ÔÇØ ujar Widjaya Djohan, Senin (4/5/2026).

Berdasarkan segmen bisnis, kontribusi performa perusahaan memperlihatkan hasil yang bervariasi. Sektor manufaktur masih menjadi penopang utama dengan kenaikan 8 persen (yoy) mencapai Rp363,87 miliar, sementara segmen seragam melonjak drastis hingga 60 persen (yoy) ke angka Rp52,54 miliar.

Ditinjau dari cakupan geografis, aktivitas penjualan luar negeri masih mendominasi operasional perusahaan. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, angka ekspor TRIS menguat 17 persen (yoy) sebesar Rp276,24 milar, sedangkan pasar domestik terkerek naik 8 persen (yoy) menyentuh Rp179,10 miliar.

Manajemen menyatakan perolehan ekspor tersebut tercapai di tengah situasi geopolitik global yang belum menentu. Guna mempertahankan kinerja, perseroan gencar melakukan diversifikasi pasar luar negeri dan memanfaatkan perjanjian dagang pemerintah demi kestabilan permintaan.

Langkah proteksi juga diterapkan pada ketahanan rantai pasok dengan mengamankan pasokan bahan baku spesifik untuk kelancaran produksi. Berbekal pengalaman lebih dari 50 tahun di industri tekstil dan garmen, TRIS mengarahkan capex pada ekspansi kapasitas produksi demi memuluskan pencapaian target tahun ini.

Artikel terkait

Rekomendasi