Sejumlah model kendaraan mencatatkan lonjakan penjualan yang signifikan pada April 2026 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Tren positif ini mendominasi berbagai segmen pasar otomotif, mulai dari kendaraan niaga ringan, MPV keluarga, hingga lini mobil elektrifikasi.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip dari Otomotif, Toyota Kijang Innova memimpin sebagai model dengan volume distribusi paling besar. Model ini mengantongi angka distribusi sebanyak 5.981 unit pada April 2026, melonjak sekitar 64 persen dari bulan Maret yang mencatatkan 3.656 unit.
Kenaikan tinggi juga dibukukan oleh kendaraan niaga ringan Daihatsu Gran Max pikap. Penjualan model ini meningkat drastis sekitar 96 persen, bergerak dari angka 2.919 unit menjadi 5.727 unit.
Tidak ketinggalan, Suzuki Carry pikap ikut menorehkan pertumbuhan distribusi sebesar 53 persen. Kendaraan niaga ini mencatat kenaikan dari 2.739 unit pada Maret menjadi 4.200 unit pada April 2026.
Pada kategori mobil keluarga, Toyota Avanza membukukan pertumbuhan sekitar 48 persen setelah mendistribusikan 3.491 unit dari sebelumnya 2.366 unit. Sementara itu, Toyota Calya tumbuh hampir 49 persen dengan menyalurkan 3.076 unit dibandingkan bulan Maret sebesar 2.067 unit.
Peningkatan performa penjualan juga terjadi pada Toyota Veloz Hybrid yang naik sekitar 40 persen. Model ini mencatatkan pengiriman sebanyak 3.262 unit dari sebelumnya 2.325 unit.
Pertumbuhan paling mencolok di segmen kendaraan elektrifikasi diraih oleh BYD M6. MPV bertenaga listrik murni ini melesat sekitar 153 persen dengan volume distribusi mencapai 2.472 unit pada April 2026, dari yang sebelumnya hanya 974 unit.
Selain BYD M6, Geely EX2 turut mencatatkan kenaikan volume dari 949 unit menjadi 1.042 unit. Dua model elektrifikasi lainnya, yakni BYD Sealion 7 dan Denza D9, bahkan langsung menembus daftar 20 mobil terlaris April 2026 dengan raihan distribusi masing-masing 1.617 unit dan 1.032 unit.
Pada segmen lainnya, Toyota Rush mengalami kenaikan distribusi dari 2.252 unit menjadi 2.871 unit. Sementara itu, Daihatsu Sigra menguat dari 1.769 unit menjadi 2.331 unit.
Rentetan data ini menegaskan bahwa gairah pasar otomotif di Indonesia tidak hanya terjadi pada kendaraan bermesin konvensional. Kendaraan ramah lingkungan seperti hybrid dan mobil listrik murni juga kian diminati oleh konsumen.
| Model Mobil | Volume Maret | Volume April 2026 | Persentase Kenaikan |
|---|---|---|---|
| BYD M6 | 974 unit | 2.472 unit | 153 persen |
| Daihatsu Gran Max Pickup | 2.919 unit | 5.727 unit | 96 persen |
| Toyota Kijang Innova | 3.656 unit | 5.981 unit | 64 persen |
| Suzuki Carry Pickup | 2.739 unit | 4.200 unit | 53 persen |
| Toyota Calya | 2.067 unit | 3.076 unit | 49 persen |
| Toyota Avanza | 2.366 unit | 3.491 unit | 48 persen |
| Toyota Veloz Hybrid | 2.325 unit | 3.262 unit | 40 persen |
| Toyota Rush | 2.252 unit | 2.871 unit | 27 persen |
| Geely EX2 | 949 unit | 1.042 unit | 10 persen |