Stasiun Kutoarjo Alami Lonjakan Penumpang hingga April 2026

Stasiun Kutoarjo Alami Lonjakan Penumpang hingga April 2026
Foto: Ilustrasi Stasiun Kutoarjo Alami Lonjakan Penumpang hingga April 2026.

Stasiun Kutoarjo di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mencatatkan peningkatan mobilitas signifikan dengan rata-rata jumlah penumpang mencapai 116.672 orang per bulan hingga April 2026. Fasilitas ini kini menjadi gerbang utama transportasi bagi masyarakat lokal untuk mengakses berbagai kota besar di Pulau Jawa.

Dilansir dari Detik Travel, pertumbuhan volume penumpang di stasiun ini terus menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, rata-rata penumpang tercatat sebanyak 77.117 orang per bulan, kemudian melonjak menjadi 92.354 pada 2024, dan mencapai 97.408 penumpang pada 2025.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. AsÔÇÖad Habibuddin, pada Sabtu (9/5/2026) menjelaskan bahwa lokasi strategis menjadi alasan utama masyarakat memilih stasiun ini. Keberadaan layanan yang lengkap dari berbagai kelas perjalanan turut mendukung daya tarik bagi pengguna jasa kereta api.

"Sebagai gerbang transportasi Kabupaten Purworejo, Stasiun Kutoarjo menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengakses layanan kereta api karena lokasinya yang strategis dan pilihan perjalanan yang lengkap,ÔÇØ kata M. AsÔÇÖad Habibuddin, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto.

Saat ini terdapat 82 perjalanan kereta api jarak jauh yang beroperasi setiap hari di Stasiun Kutoarjo. Penumpang dapat memilih berbagai jenis layanan, mulai dari Kelas Ekonomi dan Eksekutif, hingga layanan premium seperti Suite Class Compartment serta kereta Panoramic.

Selain rute jarak jauh, stasiun ini melayani perjalanan KA lokal Prambanan Ekspres (Prameks) relasi YogyakartaÔÇôKutoarjo pergi-pulang (PP). Layanan ini menjadi tumpuan utama bagi kelompok pekerja dan pelajar yang melakukan perjalanan rutin antarwilayah.

Ketersediaan tarif terjangkau melalui skema Public Service Obligation (PSO) atau subsidi pemerintah menjadi keunggulan lain bagi masyarakat. Untuk rute Jakarta, tersedia KA Bengawan dengan harga Rp 70.000 hingga Rp 74.000, sedangkan rute Bandung dilayani KA Kutojaya Selatan dengan tarif Rp 58.000 sampai Rp 62.000.

Pihak KAI menegaskan bahwa tarif murah tersebut merupakan komitmen layanan transportasi publik dari pemerintah. Bagi penumpang tujuan Jawa Timur seperti Kediri dan Blitar, tersedia KA Kahuripan dengan kisaran harga Rp 80.000 hingga Rp 84.000.

ÔÇ£Tarif terjangkau ini diwujudkan melalui skema PSO yang merupakan layanan transportasi publik bersubsidi dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan,ÔÇØ ujar M. AsÔÇÖad Habibuddin, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto.

Sektor pariwisata juga mendapat dampak positif dari keberadaan stasiun ini sebagai titik transit menuju destinasi populer seperti Candi Borobudur dan pantai selatan Purworejo. Akses transportasi lanjutan kini semakin terintegrasi dengan ketersediaan bus, angkutan umum, layanan daring, hingga shuttle wisata.

Stasiun Kutoarjo telah dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk kenyamanan penumpang, termasuk teknologi face recognition untuk proses boarding. Tersedia pula ruang tunggu, fasilitas ramah disabilitas, area pengisian daya ponsel, serta area komersial yang diisi oleh pelaku UMKM lokal.

Artikel terkait

Rekomendasi