Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP tahun 2026 telah dinyatakan selesai sepenuhnya. Kini, para peserta didik beserta orang tua tengah menantikan rilis nilai yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei mendatang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan bahwa hasil resmi akan mulai diumumkan pada 26 Mei 2026. Seperti dilansir dari Info, proses pengolahan nilai saat ini tengah berlangsung setelah ujian digelar sepanjang April lalu.
Mekanisme pengumuman TKA 2026 memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan seleksi masuk perguruan tinggi. Para siswa tidak dapat mengakses nilai mereka secara personal melalui situs web publik secara langsung.
Penyampaian hasil ujian dilakukan secara terpusat melalui pihak sekolah. Setiap satuan pendidikan memegang kendali penuh dalam mendistribusikan capaian akademik tersebut kepada para siswanya.
Terdapat beberapa tahapan teknis yang harus dilalui pihak sekolah sebelum memberikan hasil kepada siswa. Langkah pertama adalah akses sistem resmi Kemendikdasmen oleh operator sekolah untuk mengambil Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA).
Setelah daftar kolektif diterima, pihak sekolah memiliki kewajiban untuk melakukan verifikasi mendalam terhadap identitas siswa. Hal ini mencakup pengecekan akurasi nama, tanggal lahir, dan data pendukung lainnya guna menghindari kesalahan administratif.
Proses berlanjut dengan pengunggahan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) oleh sekolah sebagai syarat mutlak penerbitan dokumen resmi. Setelah syarat tersebut terpenuhi, barulah Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) dapat diterbitkan dan dibagikan.
Klarifikasi Terkait Akses Mandiri Siswa
Menanggapi informasi yang beredar mengenai pengecekan nilai secara mandiri oleh siswa melalui internet, otoritas terkait memberikan klarifikasi penting. Akses utama hasil ujian tetap berada di bawah otoritas sekolah, bukan akun individu siswa.
Penyampaian informasi nilai kepada siswa baru bisa dilakukan setelah seluruh rangkaian verifikasi di tingkat sekolah rampung. Oleh karena itu, kecepatan siswa dalam menerima hasil sangat bergantung pada proses administrasi di masing-masing instansi pendidikan.
Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang akan diterima siswa memuat informasi detail mengenai perolehan nilai serta kategori capaian akademik. Dokumen ini dirancang sebagai standar penilaian kemampuan siswa secara nasional.
Manfaat dari hasil TKA ini mencakup fungsi evaluasi bagi tenaga pendidik dan sekolah dalam mengukur efektivitas pembelajaran. Selain itu, data ini menjadi rujukan penting bagi orang tua untuk mengarahkan jalur pendidikan anak di masa depan.
Para orang tua dan siswa diharapkan tetap menjalin komunikasi aktif dengan pihak sekolah masing-masing untuk mendapatkan informasi terkini mengenai jadwal pembagian sertifikat. Seluruh data resmi dipastikan bersumber dari sistem validasi Kemendikdasmen.