KAI Dampingi Pemulihan 19 Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur

KAI Dampingi Pemulihan 19 Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi KAI Dampingi Pemulihan 19 Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 19 pelanggan korban insiden di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit hingga Minggu (3/5/2026). Dilansir dari Money, sebanyak 81 korban lainnya yang sempat dirawat kini telah dinyatakan pulih dan diizinkan kembali ke kediaman masing-masing.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pihak perusahaan berkomitmen memberikan pendampingan penuh selama masa pemulihan berlangsung. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan medis para korban terpenuhi tanpa hambatan.

ÔÇ£Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,ÔÇØ ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Perusahaan juga menyiapkan skema penggantian biaya medis bagi para korban yang telah melakukan pengobatan secara mandiri. Pelanggan diwajibkan melengkapi dokumen administrasi seperti identitas, kuitansi rincian biaya, resume medis, hingga data perjalanan untuk proses verifikasi asuransi.

ÔÇ£Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,ÔÇØ tambah Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Selain biaya medis, KAI menyediakan layanan trauma healing yang dapat diakses melalui Posko Informasi atau saluran telepon khusus. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis pelanggan maupun anggota keluarga yang terdampak insiden tersebut.

ÔÇ£Kami memahami bahwa setiap perjalanan memiliki arti bagi setiap pelanggan. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi, memastikan layanan berjalan aman, dan menjaga keandalan operasional ke depan,ÔÇØ tegas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung korban yang dirawat di RS Primaya Bekasi Timur dan RS Primaya Bekasi Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moral sekaligus mengapresiasi pihak-pihak yang membantu penanganan di lapangan.

ÔÇ£Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,ÔÇØ ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Dalam tinjauan operasional, Bobby memastikan jalur Manggarai hingga Bekasi Timur tetap aman untuk perjalanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh. Pemantauan dilakukan guna menjamin ketertiban layanan menjelang dimulainya kembali aktivitas hari kerja masyarakat.

Data Ketepatan Waktu Commuter Line Jabodetabek (30 April - 2 Mei 2026)
TanggalKeberangkatan (%)Kedatangan (%)
30 April71,5468,46
1 Mei87,3984,86
2 Mei88,8487,04

Normalisasi operasional juga terjadi di lintas Cikarang dengan peningkatan ketepatan waktu keberangkatan yang mencapai angka 66 persen pada 2 Mei. Volume pengguna Commuter Line di jalur tersebut tercatat telah melayani 574.644 pelanggan sejak pemulihan operasional pada 28 April hingga 2 Mei 2026.

Saat ini, sebanyak 32 perjalanan kereta dari Stasiun Pasarsenen dan 36 perjalanan dari Stasiun Gambir telah melintasi jalur Bekasi Timur secara normal. Posko informasi di Bekasi Timur tetap disiagakan untuk melayani kebutuhan administrasi dan informasi pelanggan hingga 11 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi