Pemerintah Kota Makassar kini semakin serius dalam mengajak warganya untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus peduli terhadap lingkungan sekitar. Melalui aplikasi Lontara Plus, Pemkot resmi memperkenalkan sebuah fitur baru yang inovatif bernama Makassar Move.
Fitur ini diluncurkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di sela-sela kemeriahan ajang Makassar Half Marathon (MHM) 2026 pada Sabtu pagi. Kehadiran fitur ini diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus bergerak secara aktif setiap hari.
Apresiasi bagi Warga yang Aktif Berolahraga
Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa Makassar Move hadir sebagai bentuk penghargaan bagi warga yang konsisten menjalani aktivitas fisik. Masyarakat yang gemar berlari, berjalan kaki, hingga bersepeda kini dapat mencatat seluruh kegiatan olahraga mereka melalui aplikasi ini.
Untuk menjaga antusiasme pengguna, Pemkot Makassar berencana menggelar tantangan rutin setiap dua pekan sekali. Peserta yang aktif melaporkan kegiatannya memiliki peluang besar untuk membawa pulang berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi.
Daftar aktivitas fisik yang didukung oleh fitur Makassar Move antara lain:
- Aktivitas jalan santai atau jalan cepat yang dilakukan secara rutin setiap hari.
- Kegiatan lari mandiri maupun lari bersama komunitas di berbagai lokasi kota.
- Olahraga bersepeda yang dilakukan sebagai hobi maupun sarana transportasi hijau.
Seluruh data olahraga yang terekam akan menjadi modal bagi pengguna untuk mengikuti undian hadiah yang disiapkan oleh pemerintah kota.
Menjadi "Mata dan Telinga" Pembangunan Kota
Selain fokus pada kesehatan, Makassar Move juga dirancang untuk memperkuat pengawasan terhadap fasilitas publik. Warga diajak untuk aktif melaporkan kendala infrastruktur yang mereka temukan saat sedang berolahraga di ruang terbuka.
Laporan dari masyarakat sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat segera melakukan perbaikan pada sarana umum yang bermasalah. Hal ini menciptakan kolaborasi aktif antara pemerintah dan warga dalam menjaga kenyamanan ruang kota secara bersama-sama.
Beberapa jenis temuan yang dapat dilaporkan warga melalui aplikasi ini meliputi:
- Kondisi trotoar atau area pedestrian yang rusak dan membahayakan pejalan kaki.
- Adanya lubang di jalan raya yang dapat mengganggu keselamatan pengguna kendaraan.
- Kerusakan pada fasilitas umum lainnya yang ditemui sepanjang rute aktivitas olahraga.
Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan dikonversi menjadi poin tambahan bagi pengguna aplikasi tersebut.
Sistem Poin dan Reward bagi Pengguna
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menambahkan bahwa sistem poin menjadi daya tarik utama fitur ini. Semakin sering warga berolahraga dan melaporkan kerusakan fasilitas, maka semakin besar poin yang bisa dikumpulkan.
Poin-poin tersebut nantinya dapat ditukarkan atau digunakan sebagai syarat mengikuti program berhadiah dari Pemkot Makassar. Hadiah yang disediakan pun sangat beragam, mulai dari perlengkapan olahraga hingga gawai pendukung kebugaran terkini.
Rincian mengenai fungsi dan manfaat fitur Makassar Move secara ringkas:
| Aspek Fitur | Manfaat bagi Pengguna |
|---|---|
| Pencatatan Aktivitas | Merekam rutin lari, jalan, dan bersepeda secara digital. |
| Laporan Infrastruktur | Mempermudah warga melaporkan jalan rusak atau trotoar jebol. |
| Sistem Reward | Peluang mendapatkan perlengkapan olahraga melalui pengumpulan poin. |
| Tantangan Dua Mingguan | Kompetisi rutin untuk menjaga semangat hidup sehat tetap konsisten. |
Data dalam tabel tersebut merangkum bagaimana Makassar Move mengombinasikan gaya hidup sehat dengan kepedulian sosial dalam satu platform.
Fitur Makassar Move dijadwalkan akan segera tersedia bagi publik dalam waktu dekat di dalam pembaruan aplikasi Lontara Plus. Dengan hadirnya inovasi ini, Makassar melangkah menuju kota yang lebih ramah, sehat, dan partisipatif bagi seluruh lapisan masyarakatnya.