Pemko Padang Labeli Hewan Kurban Sehat dengan Tanda Putih

Pemko Padang Labeli Hewan Kurban Sehat dengan Tanda Putih
Foto: Ilustrasi Pemko Padang Labeli Hewan Kurban Sehat dengan Tanda Putih.

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah guna menjamin kelayakan konsumsi bagi masyarakat. Dilansir dari Cahaya, langkah pengamanan ini mencakup pemberian label khusus pada ternak yang dinyatakan sehat pada Kamis (7/5/2026).

Otoritas setempat menerjunkan tim kesehatan hewan untuk melakukan inspeksi mendalam terhadap fisik ternak di berbagai titik penampungan. Upaya ini bertujuan mempermudah warga dalam mengidentifikasi sapi maupun kambing yang telah memenuhi kriteria syariat dan standar kesehatan veteriner.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menjelaskan bahwa setiap hewan yang lolos verifikasi medis akan mendapatkan penandaan yang jelas. Label tersebut memuat logo resmi Pemerintah Kota Padang serta keterangan spesifik mengenai kondisi ternak.

"Hasil pemeriksaan hewan kurban yang sehat dan layak kurban oleh tim kesehatan hewan akan diberi label warna putih," ujar Yoice Yuliani, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang.

Penyematan label putih tersebut berfungsi sebagai sertifikasi fisik bahwa hewan telah melalui prosedur pemeriksaan resmi. Selain aspek kesehatan, masyarakat diminta waspada terhadap gejala klinis tertentu yang menunjukkan penurunan kondisi fisik pada hewan ternak.

"Jangan sampai memilih hewan yang terlihat lesu, sakit, atau memiliki cacat fisik yang mengganggu," tegas Yoice Yuliani.

Dinas Pertanian juga menekankan pentingnya pemeriksaan pada bagian lubang kumat seperti hidung, telinga, dan anus untuk memastikan tidak ada sekresi cairan yang tidak normal. Ciri fisik lain yang menjadi indikator kesehatan prima adalah kualitas bulu yang bersih dan memiliki kilap alami.

Terkait regulasi usia, hewan kurban jenis sapi atau kambing diwajibkan telah memasuki usia minimal dua tahun yang ditandai dengan tumbuhnya gigi tetap. Panitia kurban juga disarankan memprioritaskan pemotongan hewan jantan guna menjaga populasi betina produktif di wilayah tersebut.

Sebagai langkah proaktif, tim medik veteriner dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan mulai pekan depan untuk menyisir ketersediaan stok ternak. Pengawasan intensif ini akan menyasar sebanyak 64 kandang penampungan yang tersebar di seluruh area Kota Padang.

"Kami lakukan pemetaan dan lihat langsung ke lapangan, termasuk memeriksa apakah ada penambahan pedagang baru tahun ini," pungkas Yoice Yuliani.

Artikel terkait

Rekomendasi