Pemerintah Bangun 100 Gudang Bulog Baru Senilai Rp5 Triliun

Pemerintah Bangun 100 Gudang Bulog Baru Senilai Rp5 Triliun
Foto: Ilustrasi Pemerintah Bangun 100 Gudang Bulog Baru Senilai Rp5 Triliun.

Pemerintah mempercepat pembangunan 100 gudang baru milik Perum Bulog dengan nilai investasi mencapai Rp5 triliun untuk menampung stok beras nasional yang melonjak hingga 5 juta ton. Kebijakan strategis ini diformalkan melalui Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 11 Maret 2026.

Presiden menyiapkan skema penyertaan modal negara (PMN) guna memperkuat infrastruktur pascapanen demi mendorong kemandirian pangan, sebagaimana dilansir dari Ekonomi. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan, mengurangi ketergantungan pada sewa gudang swasta, serta memeratakan fasilitas distribusi di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa tingginya angka produksi saat ini mengakibatkan kapasitas penyimpanan internal tidak lagi mencukupi. Berdasarkan data per Kamis (23/4/2026), stok beras yang dikuasai Bulog mencapai 5.000.198 ton, melampaui target penugasan awal sebesar 4 juta ton.

ÔÇ£Sekarang kita sudah sewa gudang seluruh Indonesia 2 juta ton. Kapasitas gudang kita hanya 3 juta ton. Sekarang sudah kita sewa 2 juta ton dan sekarang sudah penuh. Tinggal 800.000 [ton] dan kita sudah sewa lagi kurang lebih 1 juta ton kapasitasnya,ÔÇØ kata Amran, Menteri Pertanian.

Menteri Pertanian menambahkan bahwa pencapaian stok pada bulan April ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah. Kondisi ini memperkuat keyakinan pemerintah bahwa Indonesia tidak perlu melakukan impor beras sepanjang tahun 2026.

ÔÇ£Insya Allah 2026 tidak impor. Kita saling mendoakan, kita kolaborasi Insya Allah 2026 tidak impor beras. Cadangan kita adalah tertinggi sepanjang sejarah di bulan April,ÔÇØ ujarnya Amran, Menteri Pertanian.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan bahwa kondisi gudang yang penuh, baik milik negara maupun swasta, membuktikan capaian swasembada pangan yang nyata. Bulog kini didukung pembiayaan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar Rp68,1 triliun dengan subsidi bunga yang meringankan beban operasional perusahaan.

ÔÇ£Bunganya yang tadinya 7% sekarang 5%. Yang 5% itu 3% dicicil Bulog, yang 2% disubsidi oleh pemerintah. Ini mendukung Bulog agar Bulog semakin sehat semakin meningkat produksinya dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat,ÔÇØ terang Rizal, Direktur Utama Perum Bulog.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto menyatakan bahwa proses eksekusi 100 gudang baru tersebut masih menunggu penetapan rapat koordinasi terbatas. Meskipun anggaran PMN Rp5 triliun masih dalam proses verifikasi bertahap, Bulog telah mengidentifikasi sejumlah lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah.

ÔÇ£Kami sudah mencari lokasi sana-sini. Sudah banyak pemerintah daerah yang sudah menyiapkan lahan-lahannya untuk diserahkan ke Bulog lokasi pembangunan gudang-gudang tersebut. Kita memang butuh gudang,ÔÇØ ujar Prihasto, Direktur Pengadaan Perum Bulog.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan ini dilakukan secara cepat karena fasilitas yang ada saat ini sudah kewalahan. Gudang baru tersebut nantinya akan menggunakan teknologi modern yang mampu menjaga daya tahan komoditas lebih lama.

ÔÇ£Kita kewalahan mengenai gudang. Oleh karena itu sudah keluar Perpres. Dananya sudah ada lama, tapi Perpres sudah jadi, sudah sampai 2 minggu. Kita kerja cepat, akan dibangun 100 titik gudang Bulog yang baru untuk mendukung stok beras yang terus-menerus meningkat,ÔÇØ kata Zulkifli, Menko Bidang Pangan.

Zulkifli memproyeksikan produksi tetap stabil meski memasuki musim kemarau berkat program pompanisasi. Inovasi penyimpanan pada bangunan baru diklaim mampu mempertahankan kualitas beras dalam jangka waktu yang jauh lebih panjang.

ÔÇ£Anggaran totalnya Rp5 triliun di 100 [gudang]. Dan ini gudangnya ini sesuai dengan perkembangan teknologi. Kemarin Kepala BRIN [Badan Riset dan Inovasi Nasional] mengatakan ini bisa tahan selama 2 tahun. Jadi beras bisa tahan selama 2 tahun,ÔÇØ lanjut Zulkifli, Menko Bidang Pangan.

Data Kapasitas dan Stok Beras Bulog per April 2026
Kategori Gudang/StokJumlah (ton)
Operasional Bulog3.074.769
Sewa/Filial2.735.096
Total kapasitas gudang5.809.865
Stok setara beras (CBP+komersial)5.000.198
Sisa ruang gudang809.667

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti menilai infrastruktur modern ini sangat vital untuk menekan biaya logistik hingga 20 persen. Gudang tersebut berfungsi sebagai penyangga saat terjadi fluktuasi harga di pasar lokal akibat pergantian musim panen.

ÔÇ£Dengan menyimpan surplus pada musim panen dan melepaskannya selama masa kekurangan, gudang mencegah fluktuasi harga ekstrem di pasar lokal,ÔÇØ kata Esther, Direktur Eksekutif Indef.

Pihaknya mengingatkan bahwa keberadaan gudang ini juga memberikan fleksibilitas waktu penjualan bagi petani untuk mendapatkan harga terbaik. Namun, pengelola harus mewaspadai risiko teknis seperti kelembapan tinggi yang dapat memicu penurunan kualitas komoditas.

Artikel terkait

Rekomendasi