PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) resmi mengantongi restu dari para pemegang obligasi dan sukuk untuk menjalankan strategi transformasi serta penyehatan perusahaan. Kesepakatan ini dicapai dalam rangkaian rapat yang berlangsung pada 20ÔÇô22 April 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan struktur keuangan perseroan.
Sebagaimana dilansir dari Nasional, agenda utama dalam pertemuan tersebut mencakup penyelarasan sejumlah ketentuan guna mengatasi kondisi kelalaian perseroan. Langkah strategis ini meliputi penyesuaian jadwal pembayaran kupon, perpanjangan masa jatuh tempo pokok, hingga pemenuhan kembali rasio keuangan sesuai perjanjian perwaliamanatan.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU) ini melibatkan berbagai instrumen, termasuk Obligasi PUB I Tahap I dan II, PUB II Tahap I dan II, PUB III Tahap I, serta Sukuk PUB I Tahap II. Seluruh usulan, termasuk penyesuaian denda, disetujui karena kehadiran peserta telah memenuhi syarat kuorum.
Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menegaskan bahwa hasil rapat tersebut merupakan pijakan penting bagi perusahaan dalam memperbaiki aspek fundamental. Persetujuan para pemegang efek mencerminkan optimisme terhadap rencana pemulihan yang sedang berjalan.
"Persetujuan ini menunjukkan kepercayaan pemegang obligasi dan sukuk terhadap langkah penyehatan yang kami jalankan. Ini menjadi landasan penting bagi WIKA untuk menjaga keberlangsungan usaha serta memperkuat struktur keuangan ke depan," ujar Agung Budi Waskito, Direktur Utama WIKA.
Dukungan penuh juga datang dari Danantara selaku pemegang saham mayoritas yang berkomitmen menjaga tata kelola perusahaan dengan disiplin. Melalui kesepakatan ini, WIKA memproyeksikan adanya fondasi yang lebih kokoh untuk meningkatkan kembali kontribusi mereka dalam sektor pembangunan infrastruktur nasional di masa mendatang.