PT KAI membatalkan empat perjalanan kereta api rute Surabaya dan Malang menuju Jakarta pada Selasa siang akibat dampak kecelakaan kereta api di Bekasi. Kebijakan ini berdampak langsung pada operasional rangkaian kereta unggulan dari wilayah Jawa Timur menuju ibu kota.
Empat rangkaian kereta yang terdampak pembatalan adalah Kereta Api (KA) Gumarang, Argo Anjasmoro, Argo Bromo Anggrek, dan Jayabaya. Berdasarkan data yang dilansir dari Kompas, mayoritas pembatalan terjadi pada layanan dari Stasiun Pasar Turi Surabaya.
Tiga jadwal dari Stasiun Pasar Turi yang menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen Jakarta secara resmi tidak diberangkatkan. Perjalanan yang dibatalkan tersebut mencakup KA Gumarang, KA Argo Anjasmoro, dan KA Argo Bromo Anggrek jadwal malam.
Satu rangkaian kereta lainnya yang mengalami pembatalan adalah KA Jayabaya dengan relasi Kota Malang menuju Jakarta. Pihak manajemen PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan akan memberikan kompensasi penuh kepada para calon penumpang yang terdampak situasi tersebut.
Manajemen PT KAI Daop 8 Surabaya telah membuka layanan pengembalian dana tiket atau refund sebesar seratus persen bagi seluruh pemegang tiket kereta yang batal berangkat. Fasilitas pengembalian dana ini disediakan selama satu minggu terhitung mulai hari ini.
Gangguan operasional ini juga meluas hingga ke wilayah Daop 4 Semarang, di mana banyak calon penumpang memilih untuk membatalkan rencana perjalanan mereka. Situasi ini dipicu oleh ketidakpastian jadwal pasca terjadinya insiden di Stasiun Bekasi.
Aktivitas pengajuan pembatalan tiket terpantau cukup padat di sejumlah loket pelayanan stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Di Stasiun Semarang Tawang, terlihat antrean calon penumpang yang melakukan proses administrasi pengembalian tiket.
Data terkini menunjukkan sebanyak 198 penumpang telah menyelesaikan proses pembatalan tiket hingga Selasa siang. Penumpukan calon penumpang di loket stasiun terus dipantau guna memastikan proses layanan refund berjalan dengan lancar.