PPIH Pantau Pergerakan Bus Jemaah Haji Lewat Ruang Kendali Digital

PPIH Pantau Pergerakan Bus Jemaah Haji Lewat Ruang Kendali Digital
Foto: Ilustrasi PPIH Pantau Pergerakan Bus Jemaah Haji Lewat Ruang Kendali Digital.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengoperasikan ruang layanan transportasi di Makkah untuk mengendalikan mobilitas ribuan jemaah haji Indonesia secara real-time pada Minggu (10/5). Fasilitas ini memantau perpindahan jemaah gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah menggunakan teknologi digital.

Dilansir dari Nasional, tercatat sebanyak 132 bus dikerahkan untuk mengangkut 7.838 jemaah yang terbagi dalam 20 kelompok terbang (kloter). Pemantauan dilakukan selama 24 jam melalui lima layar monitor raksasa yang menyajikan titik koordinat armada bus Angkutan Kota Angkutan Perhajian (AKAP).

Petugas layanan transportasi, Arudi, menjelaskan bahwa komunikasi intensif dilakukan melalui perangkat handy talky guna memastikan kesiapan sektor pemondokan. Koordinasi ini bertujuan agar layanan katering dan kamar hotel sudah tersedia tepat saat bus jemaah tiba di lokasi tujuan.

"Jadi patokannya itu posisi bus ada di kilometer berapa dengan jarak hotel. Misalnya posisi ada di kilometer sekian kurang lebih dua jam akan sampai di sektor, jadi mereka sudah siap-siap," kata Arudi memaparkan teknis koordinasi di lapangan.

Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Makkah, Moh Afifuddin Zuhri, menyatakan bahwa integrasi GPS dan aplikasi khusus menjadi kunci akurasi informasi. Sistem ini memungkinkan petugas mengantisipasi perubahan waktu tempuh akibat kondisi lapangan atau pemeriksaan otoritas keamanan.

"Bagi kita, pelayanan lebih baik ketika kita sudah tahu posisi jemaahnya. Seperti kemarin ada kendala di jalan dari Jeddah karena ada pemeriksaan (otoritas keamanan Arab Saudi)," ujar Moh Afifuddin Zuhri, Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Makkah.

Tim di Madinah, Daker Bandara, serta operator bus berperan penting dalam proses verifikasi data yang masuk ke sistem pelacakan di ruang kendali tersebut. Fitur tracking ini berfungsi sebagai instrumen utama untuk menjaga ketepatan jalur dan keamanan armada.

"Jadi ini bisa di tracking di sini," kata Moh Afifuddin Zuhri, Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Makkah.

Artikel terkait

Rekomendasi