Pemain CS2 Jerman Terima Larangan Bertanding Selama 10 Tahun

Pemain CS2 Jerman Terima Larangan Bertanding Selama 10 Tahun
Foto: Ilustrasi Pemain CS2 Jerman Terima Larangan Bertanding Selama 10 Tahun.

Seorang pemain Counter-Strike 2 (CS2) semi-profesional berinisial MAUSchine menerima sanksi larangan bertanding selama 10 tahun di Jerman setelah melakukan aksi pemukulan terhadap lawan di atas panggung pada Jumat (1/5/2026). Insiden kekerasan tersebut terjadi dalam rangkaian festival game tahunan CAGGTUS LAN yang berlangsung di Leipzig.

Dilansir dari Detik iNET, hukuman berat ini dijatuhkan oleh penyelenggara turnamen DACH menyusul tindakan Maurizio Weber alias MAUSchine yang menampar pemain lawan saat upacara penyerahan trofi. Aksi tidak terpuji tersebut secara efektif menghentikan karier kompetitif pemain berusia 31 tahun tersebut di kancah esports.

Pihak organisasi DACH memberikan pernyataan resmi mengenai durasi sanksi dan langkah hukum yang diambil terkait insiden di Berlin tersebut.

"Demi kelengkapan informasi, MAUSchine telah dilarang setidaknya selama 10 tahun dan insiden tersebut juga telah dilaporkan ke ESIC (Komisi Integritas Esports) Jika belum jelas: Kami menganggap kekerasan itu sangat buruk, dan tidak ada tempatnya di liga kami," tulis organisasi tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat tim regnum4games berhasil mengalahkan tim MAUSchine pada babak final LAN kelas semi-profesional. Saat kedua tim diminta naik ke panggung untuk prosesi juara, Weber mendekati Fabian Salomon yang dikenal dengan nama panggung Spidergum dan secara tiba-tiba melayangkan tamparan hingga kacamata korban terjatuh.

Laporan dari sejumlah pengamat menyebutkan bahwa kemarahan Weber dipicu oleh aksi Salomon yang meniru gaya selebrasinya saat pertandingan berlangsung. Weber sempat berusaha menjabat tangan pihak penyelenggara setelah aksi pemukulan tersebut, namun permintaannya langsung ditolak secara tegas.

Langkah tegas DACH kemudian didukung oleh penyelenggara turnamen lain, Fragster, yang turut memberlakukan pemblokiran serupa terhadap akses kompetisi mereka.

"Kekerasan tidak memiliki tempat dalam kompetisi atau acara kami. Oleh karena itu, kami bergabung dengan pelarangan MAUSchine setidaknya selama 10 tahun, yang akan disesuaikan sesuai dengan keputusan ESIC. Ini berlaku untuk semua turnamen, acara, dan platform Fragster / Fragster Challenger," bunyi pernyataan resmi Fragster.

Keputusan sanksi sepuluh tahun ini masih dapat mengalami penyesuaian tergantung pada hasil tinjauan akhir dari Komisi Integritas Esports (ESIC).

Artikel terkait

Rekomendasi