Prabowo Lantik Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding Kembali ke Kabinet

Prabowo Lantik Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding Kembali ke Kabinet
Foto: Ilustrasi Prabowo Lantik Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding Kembali ke Kabinet.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding untuk kembali menduduki jabatan di Kabinet Merah Putih pada Senin (27/4/2026). Pelantikan ini menandai kembalinya kedua tokoh tersebut ke lingkungan pemerintahan setelah sebelumnya sempat berhenti dan terkena perombakan kabinet.

Dilansir dari Nasional, Hasan Nasbi kini dipercaya mengemban amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Sebelumnya, pendiri Cyrus Network ini merupakan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan yang masa jabatannya berakhir pada April 2025 sebelum sempat menjabat Komisaris PT Pertamina.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding dilantik menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia di hadapan Presiden bersama empat tokoh lainnya. Penunjukan ini membawa Karding kembali ke jajaran kabinet setelah sebelumnya diberhentikan dari jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) pada September 2025.

Hasan Nasbi dikenal sebagai konsultan politik yang memiliki rekam jejak panjang sejak Pilkada DKI Jakarta 2012. Pria kelahiran Bukittinggi ini menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas Indonesia dan pernah berkarier sebagai jurnalis serta peneliti sebelum mendirikan lembaga survei.

Dukungan politik Hasan tercatat konsisten pada Joko Widodo dalam Pilpres 2014 dan 2019, hingga akhirnya mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Posisi barunya sebagai penasihat khusus diharapkan dapat memperkuat strategi komunikasi di lingkungan kepresidenan.

Di sisi lain, Abdul Kadir Karding merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang telah aktif berorganisasi sejak masa kuliah. Pria asal Sulawesi Tengah ini memiliki pengalaman legislatif yang luas, mulai dari tingkat DPRD Jawa Tengah hingga menduduki kursi Ketua Komisi VIII dan Komisi VI di DPR RI.

Karier Karding di internal partai juga terbilang moncer dengan pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2014-2019. Ia pertama kali masuk ke Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024 sebelum akhirnya digantikan oleh Mukhtarudin dalam perombakan tahun lalu.

Artikel terkait

Rekomendasi