Studi University of Illinois Ungkap Mekanik Miliki Kecenderungan Psikopat

Studi University of Illinois Ungkap Mekanik Miliki Kecenderungan Psikopat
Foto: Ilustrasi Studi University of Illinois Ungkap Mekanik Miliki Kecenderungan Psikopat.

Penelitian University of Illinois di Urbana-Champaign pada Kamis, 16 April 2026, menemukan bahwa profesi mekanik menjadi salah satu bidang pekerjaan yang paling diminati oleh individu dengan kecenderungan psikopati. Temuan ini didasarkan pada survei terhadap ratusan mahasiswa untuk memahami hubungan antara ciri kepribadian antisosial dengan pilihan karier tertentu.

Data penelitian menunjukkan bahwa individu yang memiliki sifat psikopat subklinis cenderung memilih pekerjaan yang bersifat mekanis. Jenis pekerjaan ini dinilai memberikan ruang isolasi yang lebih besar dan meminimalkan kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain di lingkungan sosial, sebagaimana dilansir dari Wolipop.

"Psikopat subklinis, didorong oleh kecenderungan antisosial mereka, lebih memilih pekerjaan mekanis yang mengisolasi dan memerlukan sedikit interaksi sosial," kata penulis studi dari temuannya di 2026.

Tim peneliti melibatkan lebih dari 600 mahasiswa dengan rentang usia 17 hingga 32 tahun sebagai responden. Mereka diuji menggunakan tujuh aspek Dark Triad, yang meliputi keberanian, kekejaman, disinhibisi, pandangan serta taktik Machiavellian, hingga narsistik, guna memprediksi perilaku manipulatif dalam dunia kerja.

Responden kemudian dinilai minat kejuruan mereka menggunakan kategori SETPOINT, yang mencakup bidang Teknologi, Organisasi, hingga Benda. Hasil analisis menunjukkan korelasi kuat antara sifat-sifat psikopati dengan minat pada pekerjaan yang bersifat praktis dan langsung di lapangan.

"Pertama, kami menemukan bahwa ketiga aspek psikopati, Keberanian, Kekejaman, dan Disinhibisi, berhubungan positif dengan minat terhadap pekerjaan yang realistis dan langsung," para ahli menegaskan.

Peneliti menjelaskan bahwa preferensi terhadap lingkungan kerja yang menyendiri ini berakar pada karakteristik dasar penderita gangguan tersebut. Rendahnya motivasi untuk menjalin afiliasi sosial menjadi alasan utama mereka memilih profesi seperti teknisi otomotif maupun pekerja teknik lainnya.

"Hal ini menunjukkan bahwa individu dengan sifat psikopat tingkat tinggi lebih menyukai lingkungan kerja yang menyendiri dan praktis. Kemungkinan karena rendahnya motivasi mereka untuk berafiliasi dan berinteraksi sosial," para ahli memaparkan.

Laporan tersebut turut memperingatkan potensi bahaya dari individu yang disebut sebagai "psikopat sukses" atau "narsisis sukses" di level manajerial. Meski mekanik memiliki kecenderungan sifat tersebut, pemimpin yang menggabungkan kepercayaan diri narsistik dengan sifat jahat dianggap paling berisiko merusak kesejahteraan karyawan di perusahaan.

Para ahli memberikan catatan khusus kepada jajaran eksekutif perusahaan agar tidak sembarangan memberikan promosi jabatan tinggi kepada individu yang menunjukkan ciri-ciri tersebut. Rekomendasi juga diberikan kepada konselor karier untuk memitigasi dampak buruk perilaku antisosial terhadap lingkungan profesional.

"Konselor karier juga harus membantu mereka mengenali dan mengurangi perilaku yang dapat merusak karier orang lain dan karier mereka sendiri," para spesialis memperingatkan.

Langkah preventif dapat dilakukan melalui proses seleksi yang lebih ketat sejak awal perekrutan. Identifikasi sifat Dark Triad dianggap krusial untuk menjaga kinerja dan kesehatan mental seluruh anggota organisasi dari dampak penyimpangan perilaku di tempat kerja.

"Manajer dapat secara proaktif mengidentifikasi sifat-sifat Dark Triad ini selama seleksi, perekrutan, atau pelatihan untuk mengurangi dampak buruk penyimpangan di tempat kerja terhadap kinerja dan kesejahteraan karyawan," kata peneliti.

Artikel terkait

Rekomendasi