PT Pegadaian meresmikan inisiatif keberlanjutan PURE Movement untuk mengelola limbah tekstil dengan mendaur ulang seragam kerja lama karyawan di Pegadaian Tower, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026). Program ini dilansir dari Suara bertujuan mengubah pakaian bekas menjadi material kain bermanfaat dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia.
Perusahaan menetapkan target pengumpulan seragam bekas dari seluruh personil kantor pusat sebanyak 500 kilogram pada tahap awal. Pengumpulan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan ke depan sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun Pegadaian yang ke-125.
Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan langkah nyata untuk membangun budaya tanggung jawab di lingkungan kerja. Transformasi limbah ini juga disebut selaras dengan nilai inti perusahaan yang tertuang dalam Brilian Way.
"Melalui PURE Movement, kami mengubah momentum pergantian seragam menjadi aksi sirkular yang nyata. Kami tidak hanya fokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab atas setiap aset perusahaan yang kita gunakan. Seragam ini akan diolah kembali oleh mitra pihak ketiga menjadi produk tekstil baru," ujar Tribuana Tunggadewi, Direktur Human Capital PT Pegadaian.
Keputusan untuk mendaur ulang seragam dipilih guna melindungi integritas merek karena adanya atribut logo resmi pada pakaian tersebut. Menurut manajemen, pendistribusian langsung seragam bekas ke pihak luar memiliki risiko penyalahgunaan identitas institusi sehingga pengolahan kembali menjadi serat kain dianggap sebagai solusi paling aman.
"Melalui PURE Movement, kami mengubah momentum pergantian seragam menjadi aksi sirkular yang nyata. Kami tidak hanya fokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab atas setiap aset perusahaan yang kita gunakan. Seragam ini akan diolah kembali oleh mitra pihak ketiga menjadi produk tekstil baru," ujar Tribuana Tunggadewi, Direktur Human Capital PT Pegadaian.
Aspek pemberdayaan ekonomi turut diintegrasikan dengan menyalurkan hasil olahan kain kepada ribuan pelaku usaha kecil. Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa material tersebut akan dimanfaatkan oleh anggota ekosistem GadePreneur.
"Ini adalah kolaborasi yang selaras dengan semangat Hari Bumi dan usia Pegadaian yang ke-125 tahun. Saat ini, terdapat 12.000 UMKM yang terkoneksi dalam GadePreneur, di mana 2.000 di antaranya tengah menjalani program pendampingan intensif. Kami akan mengurasi pelaku UMKM di bidang fesyen untuk memanfaatkan kain hasil daur ulang ini sebagai bahan baku karya mereka," ungkap Eka Pebriansyah, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian.
Program ini menjadi upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui konsep value co-creation. Melalui pemanfaatan kembali limbah perusahaan, Pegadaian berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif bagi masyarakat luas.