PDAM Klungkung Bangun Jaringan Air Bersih di Kelingking dan Broken Beach

PDAM Klungkung Bangun Jaringan Air Bersih di Kelingking dan Broken Beach
Foto: Ilustrasi PDAM Klungkung Bangun Jaringan Air Bersih di Kelingking dan Broken Beach.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui PDAM Tirta Mahottama berencana membangun infrastruktur air bersih di destinasi wisata Pantai Kelingking dan Broken Beach, Nusa Penida, pada Selasa (12/6/2026). Langkah ini diambil karena dua lokasi andalan pariwisata tersebut belum terjamah layanan air bersih meski telah dikunjungi banyak turis mancanegara.

Ketiadaan fasilitas dasar di titik wisata utama ini dikonfirmasi oleh otoritas desa setempat. Dilansir dari Detik Travel, infrastruktur pipa saat ini baru menjangkau pemukiman warga namun belum menyentuh area bibir pantai yang menjadi pusat keramaian wisatawan.

"Kalau sambungan ke rumah warga yang sudah terpasang selama ini lancar, tetapi memang di objek wisata Pantai Kelingking dan Broken Beach belum terpasang," kata Yasa, Kepala Desa (Kades) Bunga Mekar.

Pihak penyedia layanan air daerah merespons kondisi tersebut dengan mengalokasikan investasi sebesar Rp 700 juta. Dana tersebut dikhususkan untuk membangun jaringan pipa baru yang menyasar sektor komersial di sekitar pantai.

"Untuk Kelingking Beach, tahun ini kami mau investasi di sana," kata Nyoman Renin Suyasa, Direktur PDAM Klungkung.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa perluasan jaringan ke area wisata memerlukan kajian mendalam mengenai profitabilitas. Penelitian internal telah dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan hotel tersebut memberikan dampak ekonomi yang positif bagi perusahaan daerah.

"Tim kami sudah melakukan perhitungan kelayakan karena biaya pembuatan jaringan tidak kecil sehingga kami harus menghitung dulu potensi pendapatan dari sana. Dan dari sejumlah hotel yang ada, juga yang akan dibangun di sana, litbang kami mengatakan layak dan kami siap berinvestasi," ungkap Suyasa.

Selain masalah biaya, pengembangan jaringan di area Broken Beach menghadapi kendala administratif terkait lahan. Perusahaan memerlukan dokumen resmi mengenai kepemilikan jalan sebelum mulai menanam pipa agar tidak terjadi sengketa hukum di masa depan.

"Broken Beach ini kami juga mau investasi, tetapi masih ada kendala kepastian jalan. Meskipun dikatakan sudah dihibahkan ke daerah, tetapi kepastian ini belum kamk terima. Nanti kita masang jaringan, terus status jalan bermasalah, kan kita juga yang bermasalah," terang Suyasa.

PDAM Klungkung menargetkan pemenuhan layanan air bersih di seluruh wilayah Nusa Penida dapat mencapai seratus persen dalam waktu dekat. Saat ini, hampir seluruh desa telah terlayani melalui sumber mata air lokal dan mesin penyulingan air laut.

"Sebenarnya semua desa di Klungkung ini sudah terlayani. Tinggal Desa Pejukutan di Nusa Penida yang belum. Dan tahun ini akan masuk sambungan ke sana. Jika masuk ke sana, maka 100% sudah terlayani," jelas Suyasa.

Artikel terkait

Rekomendasi