Pasar Papringan Ngadiprono Tawarkan Sensasi Wisata Ekobudaya di Kebun Bambu

Pasar Papringan Ngadiprono Tawarkan Sensasi Wisata Ekobudaya di Kebun Bambu
Foto: Ilustrasi Pasar Papringan Ngadiprono Tawarkan Sensasi Wisata Ekobudaya di Kebun Bambu.

Pasar Papringan Ngadiprono di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, sukses menghadirkan pengalaman wisata ekobudaya yang sarat nilai ekologi dan kearifan lokal, seperti dilansir dari Katanetizen.

Destinasi ini tidak beroperasi setiap hari, melainkan hanya dibuka dua kali dalam satu siklus penanggalan Jawa, tepatnya pada Minggu Pon dan Minggu Wage.

Pengunjung yang berdatangan sejak pagi hari disuguhi pemandangan asri dari rumpun bambu yang ditata estetis tanpa merusak karakter alami lingkungan sekitar.

Akses pejalan kaki di dalam pasar dirancang aman menggunakan susunan batu bulat guna mempertahankan daya resapan air tanah.

Sebelum membeli makanan, para wisatawan harus menukarkan uang mereka dengan alat transaksi khusus berupa potongan bambu yang disebut pring.

Setiap potongan pring memiliki nilai setara Rp2.000, dengan ketentuan sisa pring yang telah dibeli tidak dapat ditukarkan kembali ke dalam bentuk uang tunai.Area kuliner pasar ini menyediakan aneka panganan lawas mulai dari onde-onde, klepon, lupis, cenil, soto ayam, nasi gono, hingga kupat tahu.

Minuman tradisional seperti dawet hangat dan wedang pring turut disajikan untuk melengkapi variasi hidangan yang ditawarkan kepada pengunjung.

Kelestarian Budaya dan Edukasi Lingkungan

Suasana khas Jawa diperkuat lewat iringan musik gamelan langsung yang dapat dinikmati pengunjung dari area duduk berkonsep teater terbuka.

Pengelola juga menyediakan area permainan tradisional sebagai media edukasi anak-anak sekaligus alternatif hiburan non-digital.

Komitmen ramah lingkungan diwujudkan melalui penggunaan pembungkus daun pisang, wadah anyaman bambu, batok kelapa, serta tempat sampah dari keranjang bambu.

Melalui sistem pengelolaan tersebut, masyarakat setempat berperan sebagai aktor utama dalam ekosistem pelestarian alam dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Artikel terkait

Rekomendasi