Keterbatasan Lahan Parkir Senopati Picu Kemacetan di Jalan Gunawarman

Keterbatasan Lahan Parkir Senopati Picu Kemacetan di Jalan Gunawarman
Foto: Ilustrasi Keterbatasan Lahan Parkir Senopati Picu Kemacetan di Jalan Gunawarman.

Keterbatasan lahan parkir di pusat hiburan kawasan Senopati, Jakarta Selatan, memicu kemacetan panjang di sepanjang Jalan Gunawarman hingga Jalan Suryo pada Rabu (22/4/2026) malam. Kondisi ini diperparah oleh penggunaan bahu jalan secara ilegal oleh layanan valet.

Berdasarkan laporan Megapolitan, banyak kendaraan pengunjung yang terpaksa ditempatkan di atas trotoar dan badan jalan karena mayoritas tempat hiburan hanya memiliki daya tampung empat hingga lima mobil. Fenomena ini menghambat arus lalu lintas di jalur satu arah tersebut.

Seorang warga setempat, Bayu (37), mengeluhkan praktik parkir valet yang kerap memakan ruang publik sehingga mengganggu akses pengguna jalan lainnya.

"Ya kadang di pinggir-pinggir jalan aja sama tukang parkir valetnya diparkirin. Saya kadang lewat situ sering capek karena macetnya," ungkap Bayu.

Keterangan berbeda disampaikan oleh Hikman, seorang petugas valet di kawasan tersebut, yang mengeklaim bahwa pihak pengelola sebenarnya telah mengupayakan lokasi parkir tambahan.

"Itu punya kami ada di sana di samping bank bisa buat 20 (mobil). Ada restoran juga biasanya kalau malam sudah tutup, itu juga dijadikan tempat parkirnya," kata Hikman.

Meskipun ada upaya penyediaan kantong parkir di Jalan Wolter Monginsidi, pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan kendaraan tetap meluber ke fasilitas pejalan kaki. Hal ini dikonfirmasi oleh warga lain bernama Andi (53) yang menyoroti banyaknya jumlah tempat hiburan malam di area tersebut.

"Di sini kan diskoteknya tujuh. Jadi kalau enggak ada Dishub ya tetap aja kemacetan masih terus berlangsung," kata Andi.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari Suku Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, dan Polri sempat menggelar inspeksi mendadak di lokasi. Operasi ini sempat membuat arus lalu lintas lancar dan trotoar bersih dari kendaraan, meski situasi kembali semrawut sesaat setelah petugas meninggalkan lokasi.

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Alfian Michiels, menegaskan akan melakukan evaluasi mendalam terkait aturan teknis operasional parkir valet.

"Ini untuk regulasinya parkir valet tersebut nanti kami akan komunikasikan kembali dengan unit terkait, dalam hal ini UPP Perparkiran," kata Alfian.

Artikel terkait

Rekomendasi