Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham MAPI

Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham MAPI
Foto: Ilustrasi Pacific Universal Investments Akuisisi 51 Persen Saham MAPI.

Pacific Universal Investments Pte. Ltd. resmi menjadi pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) setelah merampungkan akuisisi 51 persen saham pada Jumat, 8 Mei 2026. Transaksi jumbo senilai Rp11,81 triliun ini memicu aksi beli bersih investor asing di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Dilansir dari Market, IHSG ditutup merosot 2,86 persen atau 204,92 poin ke level 6.969,39 pada akhir perdagangan pekan ini. Meskipun indeks meninggalkan level 7.000, investor asing justru mencatatkan beli bersih sebesar Rp11,42 triliun yang mayoritas berasal dari transaksi saham MAPI.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan MAPI memimpin daftar saham yang paling banyak diborong asing dengan nilai mencapai Rp11,8 triliun. Saham lain yang turut dikoleksi meliputi BBRI sebesar Rp176,8 miliar, NSSS Rp170,5 miliar, MDKA Rp134,4 miliar, dan TLKM senilai Rp104,7 miliar.

Sebaliknya, beberapa saham mencatatkan jual bersih terbesar oleh asing, dipimpin oleh BMRI dengan Rp436,4 miliar. Posisi berikutnya diikuti oleh BUMI senilai Rp82,9 miliar, TINS Rp76,5 miliar, BREN Rp73,1 miliar, dan ADRO sebesar Rp68,4 miliar.

Corporate Secretary MAPI, Eva Andrianie menyampaikan bahwa pengalihan kepemilikan ini melibatkan 8,46 miliar lembar saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Satya Mulia Gema Gemilang. Harga pelaksanaan transaksi ditetapkan sebesar Rp1.395 per saham.

"Pacific Universal Investments Pte. Ltd. telah menyelesaikan pengambilalihan sebanyak 8.466.000.000 saham perseroan, mewakili 51% dari total modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan," tulis manajemen MAPI, PT Mitra Adiperkasa Tbk.

Pasca-akuisisi, Pacific bersama afiliasi CVC Capital Partners menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd. untuk melaksanakan penawaran tender wajib. Harga pelaksanaan tender tersebut dipatok pada angka Rp1.550 per saham.

Pihak manajemen memastikan bahwa transisi kepemimpinan di tingkat pemegang saham ini tidak akan mengganggu operasional perusahaan ritel tersebut. Penegasan mengenai stabilitas bisnis disampaikan langsung oleh sekretaris perusahaan dalam keterangan resminya.

Eva Andrianie juga menegaskan bahwa perubahan pengendalian tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Hingga akhir Maret 2026, PT Mitra Adiperkasa Tbk. telah mengoperasikan lebih dari 4.000 gerai di 80 kota di Indonesia dengan portofolio melampaui 150 merek global. Jaringan ritel perseroan mencakup sektor fashion, kecantikan, peralatan olahraga, makanan dan minuman, hingga produk teknologi.

Daftar 5 Saham Net Buy dan Net Sell Asing (8 Mei 2026)
PeringkatSaham Net BuyNilai (Rp)Saham Net SellNilai (Rp)
1MAPI11,8 TriliunBMRI436,4 Miliar
2BBRI176,8 MiliarBUMI82,9 Miliar
3NSSS170,5 MiliarTINS76,5 Miliar
4MDKA134,4 MiliarBREN73,1 Miliar
5TLKM104,7 MiliarADRO68,4 Miliar

Artikel terkait

Rekomendasi