PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatasi operasional KRL Commuter Line hanya sampai Stasiun Bekasi pada Rabu (29/4/2026) pagi menyusul kecelakaan fatal di Bekasi Timur. Penyesuaian jadwal ini dilakukan karena proses evakuasi rangkaian kereta masih berlangsung di lokasi kejadian.
Dilansir dari Megapolitan, gangguan perjalanan ini merupakan dampak dari tabrakan antara KRL nomor PLB 5568A tujuan Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi. Insiden tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Selasa pukul 20.52 WIB.
VP Corporate Communication PT KAI, Anne Purba memberikan penjelasan mengenai pembatasan rute tersebut dalam keterangan tertulisnya. Pihaknya memprediksi normalisasi jalur baru akan tercapai menjelang siang hari.
"Pada pagi hari, perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi," ujar Anne Purba, VP Corporate Communication PT KAI.
KAI memantau proses sterilisasi jalur agar keamanan perjalanan kembali terjamin. Rencana pengoperasian kembali hingga lintas Cikarang akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi lapangan.
"Seiring perkembangan penanganan di lapangan, layanan direncanakan dapat kembali berjalan secara bertahap hingga lintas BekasiÔÇôCikarang pada siang hari," imbuh Anne Purba, VP Corporate Communication PT KAI.
Hingga Selasa malam, tim teknis masih berupaya memindahkan sisa rangkaian kereta yang terlibat tabrakan. Anne menekankan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama sebelum izin operasional penuh diberikan.
ÔÇ£Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan hati-hati. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,ÔÇØ kata Anne Purba, VP Corporate Communication PT KAI.
Manajemen KAI juga menyampaikan empati mendalam kepada para penumpang yang terdampak keterlambatan maupun pembatalan perjalanan. Layanan informasi melalui Contact Center 121 terus dibuka untuk pembaruan terkini.
"KAI memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Anne Purba, VP Corporate Communication PT KAI.
Kecelakaan hebat ini dilaporkan merenggut nyawa 15 penumpang KRL, sementara 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat. Puluhan korban luka-luka saat ini tersebar di sejumlah rumah sakit di Bekasi, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, dan RS Mitra Keluarga.