Oknum Polisi Berpangkat AKBP Merokok dan Abaikan Sabuk Pengaman

Oknum Polisi Berpangkat AKBP Merokok dan Abaikan Sabuk Pengaman
Foto: Ilustrasi Oknum Polisi Berpangkat AKBP Merokok dan Abaikan Sabuk Pengaman.

Seorang oknum polisi berpangkat AKBP terekam kamera warga sedang merokok dan tidak mengenakan sabuk pengaman saat mengemudikan mobil di jalan raya pada Selasa, 5 Mei 2026. Aksi tidak terpuji yang memicu kritik publik ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram Lambe Turah.

Dilansir dari Suara, rekaman video memperlihatkan aparat berseragam tersebut justru bersikap abai dan tetap santai meskipun telah mendapatkan teguran dari pengguna jalan lain. Alih-alih memperbaiki kesalahannya, oknum tersebut bahkan merespons dengan merekam balik warga yang menegurnya.

Pihak perekam video memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian melalui keterangan tertulis dalam unggahannya. Ia menyebutkan bahwa upaya peneguran tersebut dilakukan karena tindakan merokok saat berkendara sangat membahayakan keselamatan lalu lintas.

"Ini polisi sudah AKBP, ngerokok. Ditegur, ngeyel, malah ngatain saya ÔÇÿcemburu/iriÔÇÖ. Like hell? Capek deh," tulis perekam dalam keterangan video tersebut.

Perekam juga menyoroti pengabaian prosedur keselamatan dasar berupa penggunaan sabuk pengaman oleh sang aparat. Hal ini dianggap sangat ironis mengingat posisi oknum tersebut sebagai bagian dari institusi penegak hukum.

"Oknum aparatnya aja nggak tahu aturan," lanjut perekam video.

Sikap keras kepala oknum polisi ini memicu gelombang komentar negatif dari warganet di berbagai platform media sosial. Banyak masyarakat menyayangkan ketiadaan keteladanan dari seorang perwira menengah kepolisian dalam mematuhi regulasi jalan raya.

"Nggak pakai sabuk," tambah perekam video dalam unggahan tersebut.

Hingga berita ini dimuat, video pelanggaran lalu lintas tersebut terus menuai perdebatan hangat. Publik mendesak adanya tindakan tegas dari institusi Polri terhadap oknum yang dinilai mencoreng citra kepolisian tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi