Sinergi antara sektor industri dan dunia akademik terjalin dalam acara Study Club 2: ÔÇ£Introduction of Hydrothermal AlterationÔÇØ yang diselenggarakan oleh Divisi Learning SEG UNPAD SC pada Rabu, 6 Mei 2026. Dilansir dari Media Indonesia, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) hadir di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran (UNPAD) sebagai mitra pengembangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, NHM menyerahkan hibah berupa spesimen batuan asli yang berasal dari area Tambang Emas Gosowong. Langkah ini merupakan dedikasi perusahaan untuk menghadirkan realitas industri ke dalam ruang kelas agar mahasiswa dapat mempelajari langsung bukti kekayaan alam Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Bale Rucita Gedung Rektorat UNPAD ini dipandu oleh Dr. Aton Patonah, S.T., M.T., selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu FTG UNPAD yang bertindak sebagai moderator. Aton menyampaikan apresiasi atas kesediaan praktisi NHM meluangkan waktu di tengah padatnya operasional tambang.
"Kami berterima kasih atas partisipasi NHM, tentu tidak mudah menghadirkan praktisi industri di tengah kesibukan operasional. Ini juga membuktikan bahwa koneksi alumni sangat penting sebagai jembatan kolaborasi kampus dengan dunia kerja," ucapnya.
Tiga praktisi senior dari NHM turut hadir membagikan wawasan teknis mengenai operasional pertambangan. Bahrudin Abiad selaku Manajer Tambang Bawah Tanah Kencana memaparkan studi komparatif mengenai praktik terbaik operasional tambang bawah tanah di Gosowong.
Sesi dilanjutkan oleh Rendy Nurdianto, Manajer Eksplorasi NHM, yang mengupas karakteristik alterasi hidrotermal pada endapan epitermal. Sementara itu, Superintendent Geologi NHM, Dharma Irwanda, menekankan krusialnya akurasi pengeboran dalam keberhasilan eksplorasi hingga proses penambangan.
NHM memberikan hibah berupa batuan ubahan (altered rock) serta contoh mineralisasi dari deposit Gosowong Vein. Spesimen-spesimen ini merupakan indikator penting adanya mineralisasi emas ekonomis yang dapat menjadi bahan ajar ideal bagi para mahasiswa.
"Dengan adanya sampel altered rock dan batuan mineralisasi dari Gosowong, mahasiswa bisa melihat langsung output dari aktivitas hidrotermal yang berhubungan dengan keterdapatan mineralisasi emas ekonomis. Ini menjadi bahan ajar yang ideal, sekaligus bisa dijadikan referensi indikator dalam memahami karakter zona ubahan dan model eksplorasi untuk potensi mineralisasi emas berikutnya," ujar Rendy.
Kehadiran para praktisi ini mengubah ruang kelas menjadi wadah diskusi interaktif mengenai tantangan nyata di industri pertambangan. NHM berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan institusi pendidikan guna membantu pertumbuhan kompetensi dan kepercayaan diri calon geolog masa depan.