Seorang pengguna kartu kredit Maybank bernama Stephen Sulistyo melaporkan adanya aktivitas penggunaan ilegal yang terjadi berulang kali pada kartu kredit miliknya.
Aktivitas mencurigakan tersebut disadari saat kartu kredit pengganti yang baru diterimanya dan belum diaktifkan justru sudah terdeteksi digunakan oleh pihak lain.
Seperti diberitakan oleh Suara, laporan keluhan ini disampaikan oleh nasabah yang bersangkutan melalui saluran Suara Konsumen pada Kamis (28/5/2026).
Kronologi kejadian bermula ketika kartu kredit pertama milik nasabah dengan nomor akhiran 1039 mendeteksi adanya aktivitas pengguna ilegal di James Madison HS, New York.
Berdasarkan nomor laporan 260428R001162, pihak Maybank langsung melakukan pemblokiran pada kartu kredit tersebut.
Pihak perbankan kemudian mengirimkan kartu kredit pengganti, dan nasabah tercatat telah menerima pengiriman kartu baru tersebut untuk yang kelima kalinya pada tanggal 28 Mei 2026.
Kejanggalan muncul saat nasabah menghubungi layanan pelanggan Maybank untuk mengaktifkan kartu baru dengan nomor akhiran 1005 itu.
Petugas customer service mengonfirmasi bahwa kartu yang baru diterima dan masih dalam kondisi nonaktif tersebut telah dicoba digunakan oleh pihak ilegal di Amazon.com pada tanggal 25 Mei 2026.
Kondisi ini memicu pertanyaan dari pihak nasabah mengenai sistem keamanan internal bank.
Nasabah mempertanyakan bagaimana kartu yang baru sampai di tangannya pada tanggal 28 Mei dan belum aktif, sudah bisa diakses untuk transaksi ilegal tiga hari sebelumnya.
Melalui laporannya, nasabah mendesak Maybank untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memeriksa kemungkinan adanya keterlibatan pihak internal dalam kebocoran data ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, nasabah melampirkan beberapa nomor laporan resmi terkait rentetan insiden kartu kredit miliknya.
Daftar laporan tersebut mencakup nomor kartu akhiran 1005 dengan Report No: 260528R000352, nomor kartu akhiran 1096 dengan Report No: 260521R001015, dan nomor kartu akhiran 1062 dengan Report No: 260508R001091.
Selain itu, terdapat juga laporan untuk nomor kartu akhiran 1054 dan 1047 dengan Report No: 260502R000467, serta kartu akhiran 1039 dengan Report No: 260428R001162.
Nasabah menyatakan situasi ini sangat memprihatinkan karena kartu teranyar dengan nomor laporan 260528R000352 langsung tidak dapat diaktifkan dan ia diminta kembali menghubungi pihak bank.
Guna menyelesaikan masalah ini, nasabah meminta pihak Maybank memberikan penjelasan resmi melalui surat elektronik demi keamanan dan perlindungan hak nasabah.
Langkah penyelidikan segera dinilai mendesak lantaran kegagalan proteksi kartu baru ini sudah terjadi sebanyak lima kali berturut-turut.