Mutuagung Lestari Siapkan Ekspansi Ekonomi Hijau pada 2026

Mutuagung Lestari Siapkan Ekspansi Ekonomi Hijau pada 2026
Foto: Ilustrasi Mutuagung Lestari Siapkan Ekspansi Ekonomi Hijau pada 2026.

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) atau MUTU International menargetkan ekspansi besar pada sektor ekonomi hijau mulai tahun 2026 mendatang. Langkah strategis ini diambil perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi tersebut guna merespons pertumbuhan pasar karbon yang kian berkembang di Indonesia.

Perusahaan memposisikan tahun ini sebagai periode transisi penting untuk melakukan penataan ulang posisi bisnis menuju penyedia layanan keberlanjutan. Fokus utama perseroan mencakup optimalisasi peluang pasar karbon domestik serta penguatan jejaring kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

"Kami melihat 2026 sebagai fase penting dalam transformasi MUTU menuju perusahaan berbasis sustainability services. Strategi pengembangan green economy, ESG, dan perdagangan karbon berada di jalur yang tepat," ujar Herliana Dewi, Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis MUTU dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Rencana ekspansi tersebut didukung oleh kondisi finansial perusahaan yang terjaga pada awal tahun ini. Berdasarkan data yang dilansir dari Market, MUTU International membukukan pendapatan senilai Rp68,39 miliar dengan perolehan laba bersih sebesar Rp4,87 miliar pada kuartal I/2026.

Capaian tersebut menunjukkan adanya penyesuaian jika dibandingkan dengan periode Maret 2025 yang mencatatkan pendapatan Rp71,79 miliar dan laba bersih Rp5,75 miliar. Manajemen menekankan bahwa efisiensi biaya operasional menjadi kunci utama dalam mempertahankan profitabilitas di tengah fluktuasi pendapatan.

"Kami mampu menjaga profitabilitas di tengah dinamika pendapatan melalui pengendalian biaya operasional dan optimalisasi lini bisnis bernilai tambah," kata Herliana Dewi, Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis MUTU.

Penguatan portofolio pada sektor ekonomi hijau turut menopang kinerja perusahaan melalui layanan verifikasi karbon dan penjaminan keberlanjutan. Selain itu, MUTU mulai merambah sektor ekonomi syariah untuk membidik pasar halal global sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Layanan yang disediakan perseroan dirancang untuk mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) yang memiliki dampak nyata bagi lingkungan dan sosial. Herliana menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan jasa yang selaras dengan kebutuhan keberlanjutan global.

"Dengan fundamental yang kuat, struktur biaya yang terjaga, serta posisi strategis di sektor keberlanjutan, MUTU International optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan pada kuartal-kuartal berikutnya, seiring meningkatnya kebutuhan layanan berbasis green economy di dalam negeri," ujar Herliana Dewi, Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis MUTU.

Artikel terkait

Rekomendasi