MSCI Hapus Enam Saham Indonesia dari Global Standard Index

MSCI Hapus Enam Saham Indonesia dari Global Standard Index
Foto: Ilustrasi MSCI Hapus Enam Saham Indonesia dari Global Standard Index.

MSCI Inc. resmi mengeluarkan enam saham emiten Indonesia dari MSCI Global Standard Index dalam tinjauan berkala indeks Mei 2026 pada Selasa (12/5/2026). Langkah penghapusan ini dilakukan tanpa adanya penambahan konstituen baru dari Indonesia dalam kategori indeks global tersebut.

Dilansir dari Market, enam emiten yang dicoret dari daftar MSCI Global Standard Index meliputi PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA). Selain itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) juga terdepak.

Meskipun keluar dari kategori Global Standard, saham AMRT tercatat masuk ke dalam MSCI Small Cap Index. Sebaliknya, MSCI justru melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap 13 saham Indonesia lainnya dari kategori Small Cap Index dalam periode tinjauan yang sama.

Daftar emiten yang dihapus dari MSCI Small Cap Index mencakup ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, dan MIKA. Selain itu, terdapat pula nama MSIN, TKIM, APIC, SSMS, serta TAPG yang resmi dicoret dari kategori kapitalisasi kecil tersebut.

Hasil Tinjauan Indeks MSCI Mei 2026
Indeks MSCIAdditionsDeletions
MSCI Global Standard Indexes-AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, AMRT
MSCI Small Cap IndexesAMRTANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, TAPG
MSCI Micro Cap Indexes--

Perubahan komposisi indeks ini dijadwalkan berlaku efektif pada penutupan perdagangan tanggal 29 Mei 2026. Para pelaku pasar modal mulai dapat melihat penerapan penuh dari struktur indeks terbaru ini pada 1 Juni 2026 mendatang.

Pada skala global, MSCI ACWI Index mencatatkan penambahan sebanyak 49 saham dan penghapusan 101 saham. Tiga perusahaan dengan kapitalisasi pasar penuh terbesar yang masuk ke MSCI Emerging Markets Index adalah Itau Unibanco dari Brasil, serta Yangtze Optical Fibre and Cable dan Sichuan Biokin Pharmaceutical dari China.

MSCI menyatakan bahwa tinjauan indeks berikutnya akan diumumkan kepada publik pada 12 Agustus 2026. Hasil tinjauan tersebut direncanakan mulai berlaku efektif bagi pasar global pada 1 September 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi