Mitra10 Buka Dua Toko Baru di Bali dan Makassar Ekspansi 59 Gerai

Mitra10 Buka Dua Toko Baru di Bali dan Makassar Ekspansi 59 Gerai
Foto: Ilustrasi Mitra10 Buka Dua Toko Baru di Bali dan Makassar Ekspansi 59 Gerai.

PT Catur Mitra Sejati Sentosa atau Mitra10 terus memperkuat jaringan ritelnya dengan meresmikan dua gerai baru secara serentak pada 13 Mei 2026. Ekspansi ini menyasar lokasi strategis di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Dikutip dari Investor Daily, anak usaha dari PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) ini kini memiliki total 59 toko di seluruh Indonesia. Kehadiran toko ketiga di Bali ini mengusung konsep yang lebih modern dibandingkan gerai sebelumnya di kawasan Ngurah Rai dan Gatot Subroto Barat.

Gerai ke-58 yang berlokasi di Bali tersebut berdiri di atas area penjualan seluas 5.000 meter persegi dengan dukungan gudang penyimpanan mencapai 6.000 meter persegi. Sementara itu, gerai ke-59 di Makassar menjadi toko kedua di kota tersebut setelah sebelumnya hadir di Tallasa City.

Toko baru di Makassar memiliki luas area penjualan sebesar 1.500 meter persegi serta gudang seluas 1.000 meter persegi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk semakin mendekatkan diri kepada konsumen di wilayah Indonesia Timur.

Direktur Utama Mitra10, Andy Totong menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan pilihan produk yang sangat beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penawaran harga yang kompetitif menjadi daya tarik utama bagi pelanggan yang ingin melakukan renovasi rumah.

"Mitra10 menawarkan pilihan lengkap lebih dari 65.000 produk dengan harga kompetitif, sehingga memudahkan pelanggan dalam melakukan renovasi," ujar Andy Totong.

Selain fokus pada toko fisik, perusahaan juga memperkuat penetrasi di saluran digital. Saat ini, produk-produk Mitra10 telah tersedia di berbagai platform marketplace besar seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli, serta melalui aplikasi khusus Mitra10.

Induk usaha mereka, CSAP, saat ini telah bertransformasi menjadi kekuatan distribusi dan ritel nasional. Perusahaan mengelola 51 cabang distribusi bahan bangunan, 4 cabang kimia, 54 cabang FMCG, serta puluhan toko ritel melalui brand Mitra10 dan Atria.

Kinerja keuangan CSAP menunjukkan tren positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 4,19 triliun hingga kuartal I-2026. Angka ini mencatatkan pertumbuhan 1,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,14 triliun.

Lompatan signifikan terlihat pada laba bersih perusahaan yang mencapai Rp 19,62 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Realisasi tersebut melonjak hingga 361 persen dibandingkan perolehan laba kuartal I-2025 yang tercatat sebesar Rp 4 miliar.

Secara operasional, segmen distribusi masih memberikan kontribusi dominan sebesar 60 persen terhadap total penjualan. Sementara itu, segmen ritel menyumbang 40 persen, meski sempat mengalami koreksi pertumbuhan akibat periode libur panjang pada bulan Maret.

Hingga akhir tahun 2026, Mitra10 menargetkan pembukaan minimal empat toko baru yang tersebar di beberapa wilayah potensial. Selain Bali dan Makassar, perusahaan juga membidik wilayah Bandung sebagai lokasi pengembangan gerai selanjutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi