Microsoft Kembangkan Fitur Otonom Copilot Mirip Teknologi OpenClaw

Microsoft Kembangkan Fitur Otonom Copilot Mirip Teknologi OpenClaw
Foto: Ilustrasi Microsoft Kembangkan Fitur Otonom Copilot Mirip Teknologi OpenClaw.

Microsoft sedang menguji integrasi fitur agen mandiri bergaya OpenClaw ke dalam asisten cerdas Copilot guna memungkinkan sistem bekerja secara otomatis bagi pengguna. Langkah strategis perusahaan teknologi ini dilaporkan pada Selasa (14/4/2026) sebagai upaya memperkuat ekosistem Microsoft 365.

Integrasi tersebut bertujuan agar Microsoft 365 Copilot dapat beroperasi terus-menerus sepanjang waktu tanpa henti. Dilansir dari Detik iNET, sistem ini dirancang untuk menyelesaikan berbagai tugas administratif harian secara mandiri atas nama penggunanya.

Vice President Corporate Microsoft, Omar Shahine, memberikan penegasan mengenai arah pengembangan teknologi terbaru perusahaan tersebut di sektor kecerdasan buatan. Pihaknya menyatakan ketertarikan besar pada kemampuan platform agen mandiri untuk kebutuhan bisnis.

"Microsoft sedang mengeksplorasi potensi teknologi tersebut," kata Omar Shahine, VP Corporate Microsoft.

Penerapan teknologi ini akan difokuskan secara spesifik pada lingkungan perusahaan guna meningkatkan efisiensi kerja. Rencana ini muncul di tengah popularitas OpenClaw sebagai platform sumber terbuka yang memungkinkan pembuatan agen AI yang berjalan secara lokal pada perangkat keras pengguna.

Meskipun OpenClaw sempat dikhawatirkan karena celah keamanan, Microsoft dilaporkan sangat yakin dapat mengimplementasikan versi yang jauh lebih aman bagi konsumen mereka. Versi asisten cerdas yang selalu aktif ini nantinya mampu memantau kotak masuk email serta kalender Outlook secara otomatis.

Sistem tersebut kemudian akan menyajikan daftar tugas yang disarankan setiap hari kepada pengguna. Selain itu, Microsoft tengah menjajaki pembuatan agen pintar khusus untuk divisi pemasaran, penjualan, hingga akuntansi dengan pembatasan izin akses yang ketat.

Isolasi sistem dari bagian bisnis lainnya dilakukan demi menjaga keamanan data sensitif perusahaan dari potensi kebocoran. Pengembangan ini dianggap penting bagi Microsoft untuk merebut kembali basis pelanggan yang mulai beralih ke layanan AI kompetitor.

Inovasi asisten cerdas yang mampu membalas pesan dan mengatur jadwal secara mandiri ini diprediksi akan meringankan beban kerja karyawan kantor secara signifikan. Microsoft dijadwalkan akan memamerkan deretan fitur canggih tersebut pada ajang konferensi Build yang dimulai pada 2 Juni 2026 mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi