Microsoft dan Playground Games menjatuhkan sanksi blokir akun secara permanen terhadap pemain yang mencoba mengakses versi ilegal Forza Horizon 6 untuk PC sebelum peluncuran resmi pada 19 Mei 2026. Insiden ini terjadi setelah data game tersebut diduga tidak sengaja terunggah ke backend Steam tanpa enkripsi, sebagaimana dilansir dari Suara.
Kesalahan teknis pada sistem distribusi Steam tersebut dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mengunduh dan menyebarkan versi bajakan yang telah dimodifikasi. Meskipun dapat diakses, laporan dari berbagai platform media sosial seperti Reddit menunjukkan bahwa versi tersebut sangat tidak stabil dan sering mengalami kendala teknis.
Langkah tegas Microsoft ini menyasar para pengguna yang terdeteksi memainkan versi bocoran tersebut, termasuk pembuat konten digital. Salah satu insiden menonjol menimpa kreator konten DVS Squad yang menerima sanksi larangan bermain dalam durasi yang sangat panjang setelah mempublikasikan aktivitas bermainnya.
"The Eliminator" kata Playground Games dalam keterangannya mengenai mode pertempuran mobil yang akan kembali hadir. Penindasan terhadap pembajakan ini merupakan kebijakan konsisten perusahaan yang telah diterapkan sejak periode modifikasi konsol pada tahun 2009 guna melindungi hak kekayaan intelektual mereka.
Forza Horizon 6 sendiri mengambil latar tempat di Jepang dengan area Tokyo yang dirancang lima kali lebih luas dibandingkan peta Edinburgh pada seri keempat. Game ini dijadwalkan menyertakan lebih dari 550 unit kendaraan serta fitur lingkungan dinamis dan sistem kepemilikan properti di pedesaan Jepang.
Berdasarkan informasi dari Euro Gamer, judul terbaru ini akan tersedia di platform Windows dan Xbox Series X/S. Selain itu, terdapat rencana ekspansi ke konsol PlayStation 5 yang diprediksi akan terealisasi pada akhir tahun 2026 mendatang.