Metode olahraga 6-6-6 walking challenge diperkenalkan sebagai solusi efektif pembakaran kalori bagi masyarakat dengan jadwal padat pada Minggu, 19 April 2026. Teknik ini menekankan pada rutinitas jalan kaki selama 60 menit yang dilakukan secara konsisten untuk mencapai target aktivitas harian.
Dilansir dari Wolipop, program ini mewajibkan pelaku olahraga melakukan jalan kaki selama satu jam, baik pada pukul 06.00 pagi atau 06.00 sore. Aktivitas tersebut juga mencakup durasi pemanasan dan pendinginan masing-masing selama enam menit guna menjaga kesiapan fisik.
Pelatih Precision Nutrition di Garage Gym Reviews, Matt Dustin, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengintegrasikan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian manusia secara alami.
"Tujuannya adalah membuat berjalan menjadi bagian dari ritme harian," ujar Matt Dustin, Pelatih Precision Nutrition.
Dustin memaparkan bahwa penerapan elemen pemanasan dan pendinginan dalam metode ini memiliki peran krusial bagi kondisi otot para praktisinya.
"(metode 6-6-6) ini mencakup komponen seperti pemanasan dan pendinginan-hal yang sering dilewatkan orang, yang berfungsi mengurangi kaku otot, membantu mencegah cedera, serta mempercepat pemulihan," ujar Matt Dustin, Pelatih Precision Nutrition.
Metode ini diklaim mampu menghasilkan sekitar 5.500 langkah dalam satu sesi, atau setara dengan setengah dari target kesehatan umum sebanyak 10 ribu langkah per hari. Selain fleksibel dilakukan di luar ruangan maupun treadmill, aktivitas ini bermanfaat membangun daya tahan kaki serta mengurangi risiko penyakit jantung.
Konsistensi waktu pemilihan antara pagi atau sore hari disebut Dustin sangat berpengaruh pada regulasi jam biologis atau ritme sirkadian tubuh. Jalan pagi memberikan manfaat paparan cahaya alami untuk kualitas tidur, sementara jalan sore berperan penting dalam meredakan tingkat stres setelah bekerja.